FITNESS & HEALTH

7 Resolusi Tahun Baru yang Bikin Otak Lebih Sehat

Yatin Suleha
Selasa 05 Januari 2021 / 16:49
Jakarta: Resolusi dibuat dari tahun ke tahun. Beberapa resolusi menyebutkan bahwa di tahun yang baru bisa memiliki tubuh yang lebih ramping atau kurus, bisa membeli mobil, atau rumah.

"Resolusi 2021 gue pengen lebih ngurusin badan," ungkap salah satu Sahabat Gaya, Melia (34) karyawan swasta.

Ada pula yang punya keinginan lainnya misalnya Anto (39) karyawan swasta. Ia bilang ingin punya mobil di tahun 2021. "Semoga 2021 bisa kebeli mobil, Bismillah.." harapnya penuh.

Tapi, selain sisi materi kita juga bisa beresolusi untuk kesehatan inner kita dan otak kita lho.

Psikolog anak, remaja, dan keluarga Efnie Indrianie, M.Psi dari Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Maranatha, Bandung mengatakan ada tujuh resolusi yang bisa membuat otak lebih sehat seperti tertera dalam Intagramnya @efni_qo.
 

1. Penghargaan pada pencapaian sekecil apa pun


Ia menerangkan bahwa misalnya kamu sudah bisa bangun pagi dari biasanya bangun siang, itu merupakan salah satu pencapaian walau terlihat kecil.

"Jika hal ini rutin dilakukan, maka otak kita akan melepaskan serotonin dan dopamine dalam jumlah yang seimbang. Ini sangat baik untuk merawat kesehatan mental," tulis psikolog cantik ini.
 

2. Luangkan waktu untuk hening


Terkadang 24 jam saja waktu masih kurang. Ada baiknya juga kamu meluangkan waktu untuk diri sendiri dengan hening sejenak.

Sekitar 15 menit menurut Efnie adalah waktu yang baik di tengah rutinitas harian kita. "Sekitar antara jam 12-13 siang dan jam 19-20 malam," tulis Efnie merupakan waktu yang tepat.

Ini sangat penting menurut Efnie untuk menjaga ritme gelombang otak agar tidak terus menerus berada pada frekuensi tinggi yang dapat memicu stres.


resousi
(Tulis tiga dulu mana yang paling kamu prioritaskan menjadi resolusi kamu di tahun yang baru. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com) 
 

3. Tulis tiga saja dulu hal baru 


Psikolog yang ramah ini juga berpesan bahwa misalnya ada resolusi atau keinginan akan lebih baik untuk memilih betul dan tentukan tiga saja terlebih dahulu.

Pilihan yang betul-betul jadi prioritas kita. "Ini agar fungsi cerebal otak menjadi tidak terlalu berat," tulisnya lagi.

Katanya idealnya setiap satu keinginan harus disertai dengan melakukan tujuh kebaikan. "Mengapa? Ini karena tujuh kebaikan akan menguatkan koneksi sinaps otak dalam alam bawah sadar dalam berstrategi serta berdoa untuk meraih keinginan," papar Efnie.
 

4. Melakukan satu kebaikan dalam satu hari


Melakukan satu kebaikan satu hari misalnya memberi sedekah, menolong, berbagi pengetahui dan lainnya dalam kajian ilmiah ditemukan akan menstimulasi lahirnya hormon oksitosin, dopamin, serotonin, dan endorfin.

Hormon-hormon tersebut mampu membuat mood kita menjadi lebih baik dan dibutuhkan untuk mengatasi rasa sakit hati, depresi, dan gangguan kecemasan.
 

5. Mengelola perangkat elektronik sebaik mungkin


Semua informasi begitu mudah didapatkan dalam genggaman ponsel pintar kita, sehingga kita menyerahkan hampir semua informasi di ponsel tersebut. Agar fungsi otak tetap optimal manfaatkan otak kita misalnya hanya sekedar untuk mengingat beberapa nomor telepon penting.
 

6. Latih otak fokus satu hal pada satu waktu


Beberapa kajian menemukan ternyata saat kita multitasking maka kemampuan otak untuk berpikir di level maksimal menjadi berkurang.
 

7. Tetap terhubung dengan orang lain


Tetap terhubung dengan orang-orang dan menjaga sosialisasi tatap muka meski hanya melalui perangkat elektronik.

"Interaksi tatap muka akan diterjemahkan oleh otak sebagai kebersamaan dan rasa aman. Berinteraksi melalui pesan tertulis hanya diterjemahkan otak sebagai proses membaca informasi saja bukan kebersamaan," pungkas Efnie. Jadi, sudahkah kamu menulis resolusi yang menjadi prioritasmu dulu?
(TIN)