FITNESS & HEALTH

GeNose Kamu Positif? Konfimasi Ulang Biar Aman

Kumara Anggita
Minggu 04 April 2021 / 17:30
Jakarta: GeNose adalah salah satu alat diagnostik baru asal Indonesia untuk mendeteksi kamu terkena virus covid-19 atau tidak. Tes ini cepat dan mudah diakses oleh kamu yang ingin bepergian ke luar kota.

Namun, dibalik kepraktisannya kamu tetap harus perlu melakukan konfirmasi ulang jika hasilnya positif. Dr. Siti Nadia Tarmizi, M. Epid Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan bahwa bila GeNose menunjukkan kamu positif covid-19, kamu perlu untuk konfirmasi ulang dengan tes lain.

“Merujuk pada surat edaran Satkes nomor 12 tahun 2021 sebenarnya ada 3 jenis tes diagnostis yang digunakan untuk pelaku perjalanan. Pertama adalah PCR, yang kedua adalah pemeriksaan Antigen. Kedua ini minimal 2 hari sebelum keberangkatan. Atau pemeriksaan GeNose saat keberangkatan,” jelasnya dalam Webinar Update Penanggulangan Covid-19 oleh Kementrian Kesehatan RI secara daring. 

“Kalau kita tahu bahwa PCR dan antigen sudah direkomendasikan oleh WHO sebagai alat diagnostik. Jadi kalau negatif di dua hal ini, tidak perlu mengonfirmasi ulang. Kalau GeNose positif, maka kita perlu konfirmasi ulang,” lanjutnya.

Oleh karena itu, bila kamu tak ingin bolak-balik tes, dr. Nadia merekomendasikan kamu untuk menggunakan swab antigen dan PCR saja.

“Ini kalau segi kepraktisan, kita tahu periksanya (GeNose) pada saat dikeberangkatan. Tentunya tidak mau ketika sudah berangkat, tiba-tiba positif. Jadi harus periksa antigen kembali untuk memastikan. Jadi untuk memastikan lebih aman menggunakan pemeriksaan antigen atau PCR,” paparnya.

Ia mengingatkan kita bahwa GeNose itu adalah tes yang bagus namun ini tetap sifatnya masih screening saja. “GeNose sifatnya hanya screening. Nanti kalau positif tetap harus dilakukan pemeriksaan antigen atau PCR,” ringkasnya.

(TIN)