FITNESS & HEALTH

Manfaat Ekstrak Temulawak dalam Melindungi Kesehatan Hati

Raka Lestari
Rabu 21 Oktober 2020 / 19:27
Jakarta: Penyakit hati merupakan salah satu penyakit yang membahayakan, terutama jika tidak ditangani dengan baik. Penyakit hati sering juga disebut dengan hepatitis.

Bisa dikatakan penyakit ini bersifat silent killer. Sehingga banyak orang tidak menyadarinya.

Upaya pencegahan perlu dilakukan agar hati tetap sehat. Salah satunya dengan temulawak yang merupakan tanaman asli Indonesia dengan nama latin Curcuma Xanthorrhiza.

Tanaman herbal ini mengandung zat aktif berupa curcumin, yaitu senyawa berwarna kuning yang terkandung dalam temulawak dan kunyit yang sudah dipercaya oleh masyarakat Indonesia akan manfaatnya.

"Curcumin memiliki sifat antioksidan, anti peradangan, dan imunomodulator atau meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara meregulasi respon imun. Khasiat terkenal lainnya juga bersifat hepatoprotektor atau melindungi fungsi hati, melalui mekanisme kerjanya sebagai antioksidan yang dapat menangkal proses oksidasi oleh radikal bebas," kata DR (Cand) dr Inggrid Tania, M.Si, Ketua Umum PDPOTJI, dalam acara Talkshow Kesehatan dan Peluncuran Curcuma Force pada Rabu, 21 Oktober 2020.

"Dengan mengonsumsi curcumin sejak awal, itu lebih baik, karena proses oksidasi bisa dicegah. Curcumin juga akan meredakan peradangan pada organ hati karena sifatnya sebagai anti-inflamasi. Dan ketika cucurmin ditambah piperin, khasiatnya bertambah besar," kata dr.Inggrid.

Piperin merupakan suatu senyawa yang bisa dihasilkan atau diisolasi dari lada hitam atau cabai Jawa. Umumnya lada hitam. Piperin juga punya khasiat tersendiri yang mirip dengan Curcumin, yakni antioksidan dan anti peradangan.

"Piperin bagus jika dikombinasikan dengan curcumin karena curcumin ini sering kali sulit diserap oleh darah kita. Dengan ditambahkan piperin, akan mempermudah absorpsi atau penyerapan Curcumin dari saluran cerna ke dalam darah," jelas dr. Inggrid.

"Sehingga berdasarkan uji farmakokinetik dan uji bioavailabilitas, kombinasi antara curcumin dengan piperin bisa meningkatkan bioavailabilitas Curcumin hingga 2000%, yang nantinya akan meningkatkan efektivitas," tutup dr. Inggrid.
(FIR)