FITNESS & HEALTH

5 Tanda Awal Anak Mengidap Penyakit Mental

Sandra Odilifia
Rabu 31 Maret 2021 / 08:08
Jakarta: Mengidentifikasi gangguan mental pada anak dapat menjadi rumit. Sebab perkembangan normal masa kanak-kanak merupakan proses yang melibatkan perubahan dan berkembang seiring waktu.

Namun, gejala penyakit mental dapat dibedakan dari perilaku si anak dengan berapa lama perilaku tersebut berlangsung, terjadi pada usia yang tidak biasa, atau menyebabkan gangguan signifikan pada kemampuan anak.

Saat ini, persoalan morbiditas kejiwaan pada masa kanak-kanak menjadi semakin serius, karena ketidaktahuan masyarakat tentang kesehatan mental dan isunya.

Maka itu, diagnosis gangguan jiwa dapat dilakukan dengan mempelajari gejala anak serta seberapa baik fungsi anak di rumah, di dalam keluarga, di sekolah, dan dengan teman sebaya.

Melansir Times of India, berikut beberapa tanda peringatan yang harus diwaspadai oleh orang tua:

1. Ketidakmampuan dalam mengungkapkan perasaan mereka kepada orang tua, atau mereka mungkin tidak mau.

2. Gangguan dalam siklus tidur, ledakan vokal yang emosional atau tiba-tiba.

3. Amukan emosi yang intens dan rasa takut yang luar biasa tanpa alasan, terkadang dengan jantung berdebar kencang atau napas yang cepat.

4. Mengekspresikan pemikiran negatif, menjadi kritis terhadap diri sendiri, atau berbicara tentang kematian atau sekarat.

5. Kesulitan ekstrim dalam berkonsentrasi.

Meski demikian, ada berbagai perawatan yang tersedia untuk mendiagnosis dan mengelola penyakit mental pada anak-anak, seperti intervensi pendidikan atau pekerjaan, psikoterapi dan beberapa pengobatan efektif lainnya.

Sebagai orang tua, kamu harus berpartisipasi dalam mengevaluasi dan mengobati anak. Sebab biasanya anak yang lebih kecil seringkali lebih nyaman dengan keterlibatan pengasuh dan keluarga mereka.

Jika anakmu menderita penyakit mental, ketahuilah bahwa ada bantuan yang tersedia dan kamu tidak sendirian, kamu dan anakmu tetap dapat menjalani hidup yang sehat dan aktif.
(FIR)