FITNESS & HEALTH

Dampak yang Dialami jika Kamu Mengonsumsi Vitamin C Berlebihan

Raka Lestari
Jumat 08 Januari 2021 / 18:08
Jakarta: Vitamin C (asam askorbat) adalah nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, tetapi kamu bisa mengalami kelebihan asupan vitamin C. Secara umum, kamu tidak akan mengalami kelebihan vitamin C jika mendapatkannya dari buah-buahan seperti jeruk.

Namun, jika kamu mengonsumsi suplemen vitamin C maka itu bisa menimbulkan efek samping jika dikonsumsi berlebihan. Sebab, tubuh kita tidak memproduksi vitamin C secara alami, penting untuk memasukkannya ke dalam makanan sehari-hari. Untuk rata-rata orang dewasa, jumlah vitamin C yang disarankan setiap hari adalah 65 hingga 90 miligram (mg) per hari.

Meskipun secara teknis kamu tidak dapat 'overdosis' vitamin C, mengonsumsi lebih dari jumlah maksimum yang disarankan 2.000 mg vitamin C per hari, dapat menyebabkan efek samping yang tidak nyaman seperti berikut ini:

1. Diare
2. Sakit perut
3. Heartburn (atau asam lambung)
4. Mual atau muntah
5. Sakit kepala
6. Gangguan tidur (insomnia)
7. Iritasi pada kulit dan pembentukan komedo

Mengingat vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air, kamu cenderung tidak mengalami keracunan vitamin. Ini karena vitamin yang larut dalam air dan diserap di usus kecil. Dengan kata lain, tubuh akan menggunakan apa yang dibutuhkannya dari vitamin dan membuang sisanya melalui urine yang dikeluarkan.

"Vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air dan jika kamu meminumnya dalam dosis besar, tubuh akan mengeluarkannya dengan aman melalui urine," kata Dimitar Marinov, MD, Asisten Profesor di Department of Hygiene and Epidemiology, Medical University of Varna, Bulgaria.

"Meskipun demikian, mengonsumsi vitamin C dosis tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti hiperoksaluria dan batu ginjal. Jika kamu memiliki riwayat batu ginjal, hindari suplementasi vitamin C,” tambah Marinov.

Marinov juga mengklaim efek samping negatif hanya terjadi ketika seseorang mengonsumsi terlalu banyak vitamin C dalam bentuk suplemen. Hal ini tidak akan terjadi jika kamu mendapatkan vitamin C dari makanan.

"Alasannya adalah banyak suplemen mengandung dosis empat hingga 20 kali lebih tinggi dari asupan harian yang direkomendasikan," tutup Marinov.
(FIR)