FITNESS & HEALTH

Jelang Hari AIDS Sedunia 1 Desember, Ini Beda HIV dan AIDS

Sri Yanti Nainggolan
Sabtu 27 November 2021 / 21:29
Jakarta: Hari AIDS Sedunia akan segera tiba, yakni 1 Desember. Namun, tahukan Anda perbedaan HIV dan AIDS?

HIV/AIDS adalah gangguan kesehatan yang menyerang imunitas. Seseorang yang terserang HIV memiliki separuh kemungkinan untuk berkembang menjadi AIDS. 

Namun, HIV dan AIDS adalah dua gangguan yang berbeda. Berikut beberapa hal yang perlu Anda tahu seputar HIV/AIDS dikutip dari Halodoc

Perbedaan HIV dan AIDS

Banyak orang yang menganggap jika HIV dan AIDS adalah jenis penyakit yang sama. Faktanya, diagnosis dari kedua penyakit ini berbeda tetapi dapat berjalan seiringan. 

Artinya, HIV adalah virus yang dapat menyebabkan kondisi yang disebut dengan AIDS, yang kerap disebut sebagai HIV stadium 3. Gangguan ini dapat menyebabkan masalah pada sistem imunitas penderita. 

HIV adalah Virus

HIV adalah virus yang dapat menyebabkan kerusakan sistem kekebalan saat masuk ke tubuh. HIV adalah singkatan dari human immunodeficiency virus

Virus ini hanya dapat tertular pada manusia dan menyerang sistem imunitas. Sistem imun di dalam tubuh tidak dapat bekerja dengan efektif seperti sebelumnya ketika infeksi virus menyebar. 

Simbol pita merah untuk HIV/AIDS. (Foto: Pexels)
Simbol pita merah untuk HIV/AIDS. (Foto: Pexels)

Sistem kekebalan setiap orang dapat sepenuhnya membersihkan banyak virus dari dalam tubuh, tetapi berbeda kasus dengan HIV. Meski begitu, beberapa pengobatan dapat mengendalikan virus tersebut secara efektif sehingga siklus hidupnya berhenti. 

Salah satu pengobatan yang dapat dilakukan adalah antiretroviral yang dilakukan secara teratur dengan harapan hidup mendekati normal.

AIDS adalah kondisi yang disebabkan oleh HIV

Jika HIV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi, maka AIDS adalah kondisi yang dapat terjadi akibat infeksi virus tersebut. AIDS adalah singkatan dari acquired immunodeficiency syndrome. 

Kondisi AIDS terjadi ketika seseorang yang tertular HIV tidak mendapat pengobatan sehingga virus terus berkembang dalam tubuh. Maka dari itu, diagnosis dini sangat penting untuk dilakukan.

Baca: Cara Mencegah Penularan Infeksi HIV dari Ibu ke Bayi yang Baru Dilahirkan

AIDS dapat berkembang ketika virus tersebut telah menyebabkan kerusakan yang serius pada sistem kekebalan. Hal ini adalah kondisi kompleks dengan gejala yang berbeda-beda pada setiap orang. 

Seseorang dapat mengidap HIV tanpa mengembangkan AIDS, tetapi tidak mungkin mengalami AIDS tanpa terkena HIV lebih dulu. Cara pencegahan agar AIDS tidak terjadi adalah dengan rutin melakukan terapi antiretroviral.
(SYN)