FITNESS & HEALTH

Tips Lansia Sehat dan Sejahtera Selama Ramadan

Kumara Anggita
Kamis 08 April 2021 / 08:03
Jakarta: Menjadi sehat dan sejahtera adalah dua hal yang dapat membantu kamu untuk merasa bahagia di waktu Ramadan. Dr. Siti Pariani, MS., MSc., PhD., FISPH, FISCM, Ketua dan Pendiri Komunitas Lansia Sejahtera Surabaya membagikan tujuh tips menjadi sehat dan sejahtera selama Ramadan sesuai tujuh dimensi Elderly Wellness atau The 7 Dimensions of Wellness. 

Berikut tips lansia sehat yang bisa diikuti:
 

1. Emosional


Ia mengatakan bahwa mengelola dan mengarahkan perasaan, mengatasi tantangan dan berperilaku dengan cara yang dapat dipercaya dan penuh hormat adalah hal penting yang perlu dilakukan para lansia. 

“Contohnya antara lain konseling teman sebaya, manajemen stres, humor atau tawa, sejarah pribadi,” katanya dalam Media Briefing dengan Tema Investasi pada Tulang, Sendi dan Otot Penting untuk Kesehatan Menyeluruh oleh Anlene.
 

2. Lingkungan


Menghargai dunia fisik dan alam, menghormati sumber daya, memanfaatkan produk dan layanan yang ramah lingkungan adalah cara untuk menghargai lingkungan. “Contohnya (kamu bisa ke) taman meditasi, taman makanan dan bunga, jalan setapak, (melakukan) kegiatan di luar ruangan,” paparnya.
 

3. Kognitif atau Intelektual


Lansia juga tetap perlu terlibat dalam aktivitas kreatif dan merangsang intelektual, pemecahan masalah dan penalaran. “Contohnya (belajar di) kelas kognitif, (mengikuti) kegiatan budaya, seni dan mengerjakan kerajinan, jurnal, permainan teka-teki, membaca, melakukan pembelajaran seumur hidup,” jelasnya. 
 

4. Fisik


Selain itu, lansia juga perlu memiliki kebiasaan gaya hidup yang menjaga atau meningkatkan kesehatan dan kemampuan fungsional. Ini bisa dipenuhi dalam bentuk olahraga, pemenuhan kebutuhan nutrisi, tidur cukup, berhenti merokok, dan melakukan perawatan kesehatan.
 

5. Profesional atau Vokasional


“Memelihara atau meningkatkan keterampilan, kemampuan dan sikap yang membantu diri sendiri atau orang lain. Contoh: kerja yang dibayar, kerja sukarela, pendampingan, mentoring, hobi, membuat seni dan musik, pengasuhan,” katanya. 
 

6. Sosial


Sosial artinya diperlukannya interaksi dengan orang lain untuk saling menguntungkan, kesadaran akan komunitas yang lebih besar dan partisipasi di dalamnya. Para lansia bisa ikutan klub, menjadi sukarelawan, menjalin hubungan dengan teman dan keluarga, mengikuti kegiatan kelompok dan antargenerasi, dan bepergian. 
 

7. Spiritual


Dan terakhir diperlukannya hidup dengan makna atau tujuan hidup. Ini bisa dilakukan dengan mengeksplorasi keyakinan dan nilai yang menciptakan kedamaian dan pengertian pribadi. “Contohnya adalah kegiatan berbasis keyakinan individu/kelompok, meditasi pribadi, refleksi, berdoa, beribadah,” tutupnya.
(TIN)