FITNESS & HEALTH

Apilikasi yang Sediakan Dukungan Menyeluruh Perjalanan Kesehatan

Yatin Suleha
Kamis 01 April 2021 / 20:29
Jakarta: Pandemi covid-19 nyatanya masih berlangsung. Hal ini sedikit banyak berdampak tidak hanya pada kesehatan fisik melainkan juga kesehatan mental. 

Hasil studi The Pulse of Asia - The Health of Asia Barometer, yang merupakan kolaborasi riset antara Prudential Corporation Asia dan sebuah grup perusahaan jasa keuangan terkemuka di Inggris, The Economist Intelligence Unit, mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat di Asia termasuk Indonesia.

Dalam hal ini soal kesehatan mereka dan memperlihatkan peran teknologi digital untuk menjawab tantangan tersebut, khususnya di masa pandemi ini. 

Studi yang melibatkan 5000 orang dewasa di 13 pasar di Asia antara Agustus dan September 2020 tersebut mengungkap bahwa keterbatasan finansial serta akses ke fasilitas kebugaran dan olah raga menjadi dua tantangan terbesar bagi masyarakat di Asia, termasuk Indonesia.

Dalam hal kesiapan menghadapi krisis akibat kondisi medis, hanya 29 persen responden dari Indonesia yang mengaku siap menghadapi tantangan tersebut, paling rendah dibanding tingkat kesiapan masyarakat
di negara Asia lainnya.

Di sisi lain, studi ini juga mengungkap peran teknologi digital untuk menjawab tantangan serta kesenjangan kesehatan. 

Hasil studi mengungkap bahwa tingkat penerimaan teknologi kesehatan digital pribadi di Indonesia lebih tinggi dibanding negara Asia lainnya, dengan lebih dari setengah (54,3 persen) responden dari Indonesia terbuka untuk pemanfaatan teknologi ini.

Tingkat penerimaan ini di atas rata-rata tingkat penerimaan masyarakat di Asia yang hanya sebesar 43,9 persen. Dan menurut data APJII yang dirilis di November 2020, sebagian besar masyarakat Indonesia memang memilih mengakses internet melalui ponsel. 

Dari jumlah pengguna internet di Indonesia yang mencapai 196,7 juta dari total populasi, sebanyak 95,4 persen menggunakan perangkat smartphone untuk mengakses internet.


medis
(Aplikasi mobile yang menyediakan dukungan menyeluruh di setiap tahap perjalanan kesehatan. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


Menelisik lebih dalam data The Pulse of Asia - The Health of Asia Barometer mengungkap bahwa peran teknologi digital akan semakin besar untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia. 

Mayoritas atau 67 persen responden di Indonesia mengatakan bahwa aplikasi kesehatan mobile bermanfaat bagi mereka untuk mendapatkan informasi seputar kesehatan.

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia mengatakan, “Kami terus berupaya mewujudkan aspirasi dalam membantu masyarakat hidup lebih sehat dan sejahtera agar bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidupnya. Salah satu cara mewujudkannya adalah melalui transformasi digital untuk melakukan inovasi yang berpusat pada kebutuhan nasabah, dan pandemi telah mengakselerasi transformasi tersebut."

"Aplikasi mobile Pulse by Prudential yang kami luncurkan tahun lalu menjadi bagian dari strategi besar kami untuk mewujudkan aspirasi tersebut dan juga menjawab tantangan kesehatan serta membantu menjembatani kesenjangan perlindungan kesehatan di Indonesia. Studi The Pulse of Asia - The Health of Asia Barometer lebih jauh mengungkap bagaimana teknologi kesehatan digital semakin memegang peranan penting dalam kehidupan kesehatan kita,” paparnya lagi.

Sejak diluncurkan pertama kali di Februari 2020, aplikasi kesehatan mobile all-in-one Pulse, disebut sebagai We Do Pulse di Google Play Store dan Apple App Store, telah diakses oleh lebih dari 6,4 juta pengguna di Indonesia dan membantu mereka untuk mengelola kesehatan secara proaktif kapan pun dan di mana pun didukung kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan informasi real-time.

Kehadiran Pulse di Indonesia bersamaan dengan merebaknya pandemi covid-19, yang menurut hasil studi The Pulse of Asia - The Health of Asia Barometer memiliki dampak paling besar terhadap kesehatan mental dan emosional masyarakat Indonesia. 

Studi mengungkap bahwa dibandingkan dengan negara di Asia lainnya, responden di Indonesia paling banyak merasakan stres akibat covid-19. Hal ini disinyalir karena tingginya tingkat infeksi dan angka kematian di Indonesia. 

Dr. Dian Budiani, Chief Operations and Health Officer Prudential Indonesia mengatakan, “Semangat serta optimisme yang besar dari masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sehat ini kami dukung dengan Pulse by Prudential, yang hadir menjadi mitra masyarakat untuk menemani setiap tahap perjalanan kesehatan mereka, mulai dari membantu mencegah datangnya penyakit dan menunda penyakit semakin buruk, hingga menghadirkan perlindungan asuransi jiwa.”

Sebagai aplikasi mobile yang menyediakan dukungan menyeluruh di setiap tahap perjalanan kesehatan, Pulse memudahkan pengguna dalam mendapatkan dan bertukar informasi tentang kesehatan, memperoleh gambaran umum tentang kondisi kesehatan serta pemahaman lebih baik tentang gejala penyakit yang dibantu oleh AI. 

Pulse juga menghadirkan paket berlangganan yang membantu pengguna untuk bisa hidup lebih sehat, menyediakan layanan konsultasi dengan dokter umum serta spesialis secara online.
(TIN)