FITNESS & HEALTH

4 Gejala Berat pada Pasien yang Terinfeksi Covid-19

Raka Lestari
Rabu 07 Oktober 2020 / 10:05
Jakarta: Gejala pada pasien yang terinfeksi covid-19 memang sangatlah beragam, mulai dari yang dianggap ringan sampai berat. Beberapa gejala ringan pada covid-19 di antaranya adalah demam, batuk, atau pilek

Akan tetapi, mengetahui gejala yang sudah masuk dalam kategori berat sagat diperlukan, hal ini agar tidak sampai terlambat dalam melakukan penanganan.

Dan berikut ini adalah empat gejala yang masuk ke dalam kategori gejala berat pada pasien yang terinfeksi covid-19 dilansir dari Prevention:
 

1. Sesak napas atau kesulitan bernapas



“Beberapa orang yang terinfeksi covid-19 mungkin mengalami kesulitan bernapas secara normal atau merasa sesak saat melakukan hal-hal yang biasanya tidak bermasalah, seperti menaiki tangga. Ini bisa menjadi indikasi bahwa tubuh sudah menderita pneumonia atau tubuh kita tidak mendapatkan cukup oksigen,” jelas Richard Watkins, M.D., dokter penyakit menular dan profesor penyakit dalam di Northeast Ohio Medical University.
 

2. Nyeri atau tekanan yang terus menerus di dada



“Ini juga bisa menjadi gejala pneumonia,” kata Dr Watkins. Ini juga bisa menjadi penanda adanya penggumpalan darah, komplikasi yang bisa disebabkan oleh virus penyebab covid-19. 

Atau bisa juga menunjukkan emboli paru, yang terjadi ketika gumpalan darah terlepas dan menuju ke paru-paru. Keduanya bisa menjadi kondisi yang serius dan mengancam jiwa. Emboli paru adalah penyumbatan pada pembuluh darah di paru-paru.
 

3. Linglung, atau ketidakmampuan untuk bangun atau tetap tetap terjaga



Covid-19 dapat menyebabkan ensefalopati, penyakit di mana otak dipengaruhi oleh infeksi. Itu dapat menyebabkan gejala seperti kebingungan dan kehilangan kesadaran. Masih dari laman yang sama, beberapa laporan kasus menunjukkan beberapa pasien covid-19 mengalami efek neurologis dari kondisi tersebut.
 

4. Wajah dan bibir yang berubah kebiruan



“Ini merupakan indikasi dari tubuh yang kekurangan oksigen,” kata Dr Watkins. Saat kita menarik napas, paru-paru akan mengambil oksigen di udara dan mengirimkannya ke dalam darah. Dari proses tersebut, darah yang kaya oksigen akan dikirimkan ke seluruh tubuh. 

“Dan ketika tubuh tidak menghirup oksigen dalam jumlah yang cukup, hasilnya akan menyebabkan terjadinya kebiruan pada bibir atau wajah,” kata Dr Watkins.

(TIN)