FITNESS & HEALTH

Pentingnya Gunakan Masker yang Efektif Mencegah Virus

Medcom
Jumat 23 April 2021 / 19:41
Jakarta: Penggunaan masker berkualitas menjadi sebuah kewajiban dalam segala aktivitas agar terhindar dari virus Covid-19. Masker yang awalnya merupakan produk kesehatan, kini telah menjelma menjadi tren bagi penggunanya. Namun, memilih masker yang punta efektifitas tinggi mencegah virus juga penting.

Banyak perusahaan-perusahaan ternama memproduksi masker berkualitas, salah satunya PT Ateja yang dikenal sebagai perusahaan tekstil yang memproduksi technical textile. Ateja mulai mengembangkan produk masker kain ber-merk Ateja Mask. Hadirnya Ateja Mask, didasari oleh niat mulia, yaitu membantu pemerintah dan masyarakat.

Ateja Mask pertama yang dibuat adalah masker kain dengan tipe flat-fold yang telah melewati proses uji-coba, sebelum akhirnya dipasarkan secara resmi pada 17 April 2020. Pada akhir tahun 2020, Ateja Mask menjadi satu-satunya produk masker kain produksi Indonesia yang mendapatkan sertifikasi AFNOR UNS-1 (standar masker kain yang dipergunakan di Benua Eropa).

Produsen masker kain asal Kabupaten Bandung ini pun meraih sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) setelah melewati sejumlah rangkaian pengujian. Masker kain berlabel SNI harus memiliki tiga lapis kain dan efektif menyaring droplet. Masker ini disebut memiliki efisiensi filtrasi partikulat yang dapat membunuh virus dalam 30 menit.

"Produk Ateja Mask telah tersertifikasi oleh banyak lembaga yang kompeten di bidangnya, seperti LSPro dari Balai Besar Tekstil dan mendapatkan sertifikasi SNI tiga tipe sekaligus yaitu tipe A, B dan C, + AFNOR kelas UNS1. Kedua sertifikasi tersebut menjadi bukti bahwa produk Ateja Mask dibuat bukan hanya memperhatikan sisi ekonomis semata, namun terbukti memberikan dampak positif bagi penggunanya," kata Senior Director PT Ateja, Benny Judihardjo.



Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) produk Ateja Mask. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengapresiasi langkah Ateja yang turut berperan membantu penanggulangan pandemi.

Berdasarkan hasil uji mandiri yang telah dilakukan PT. Ateja diperoleh hasil bahwa Ateja Mask mampu memenuhi syarat mutu masker kain tipe A, B, dan C. Masker ini telah diuji coba oleh Guangdong Detection Center of Microbiology, China dan dinyatakan memiliki nilai efektifitas hingga 99.94%. Tak heran, masker ini telah diekspor ke delapan negara di tiga benua dan mendapat respons baik di sana.

"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa sebaiknya masyarakat menggunakan masker yang terstandarisasi, manajemen berkomitmen untuk memastikan jaminan mutu produk melalui sertifikasi SNI masker kain tipe C, yakni masker kain untuk penggunaan filtrasi partikel yang dilengkapi fitur antiair dan antibakteri/virus. Kami telah melakukan ekspor ke delapan negara tiga benua, mereka menerima dan cukup baik responsnya," ucap Benny.

Benny menambahkan, masker kain yang diproduksi Ateja telah disertifikasi oleh AFNOR (lembaga sertifikasi Eropa) dan dinyatakan bahwa produk Ateja Mask tetap stabil setelah 10 kali pencucian dalam hal filtrasi partikel. Sehingga sejalan dengan pesan dari WHO dan juga Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan yang menyoroti tentang bahaya limbah buangan masker sekali pakai.

"Saat ini kami sedang mengembangkan baju APD yang dapat dipergunakan bebas oleh masyarakat umum namun tetap memperhatikan kebutuhan utama masyarakat, yaitu nyaman, aman, dan trendi untuk dipakai pada setiap kesempatan. Produk terbaru yang sedang digarap oleh Ateja yakni hazmat fashion yang memiliki berbagai fitur seperti tahan air, memiliki lapisan anti virus dan bakteri, serta dapat dicuci dan dipergunakan kembali," tutupnya.



 
(ELG)