FITNESS & HEALTH

Ini Lho Penyebab Wanita Bertambah Berat Badan Setelah Hamil

Sandra Odilifia
Jumat 30 April 2021 / 17:00
Jakarta: Penambahan berat badan pada wanita setelah hamil merupakan hal yang umum terjadi. Namun, banyak orang tidak mengetahui apa sebenarnya penyebab wanita mengalami kenaikan berat badan setelah hamil.

Menurut sebuah studi baru, kenaikan berat badan setelah kehamilan dapat menjadi hasil dari pilihan gaya hidup seseorang. Hal ini mungkin terjadi karena kamu makan sisa makanan anak atau menghabiskan lebih banyak waktu dalam aktivitas santai seperti membaca dan menonton film dengan anak-anak.

Olga Yakusheva, seorang profesor di University of Michigan di AS mulai menyelidiki perbandingan berat badan antara wanita dengan anak dan tanpa anak.

Dalam sebuah penelitian terhadap hampir 30.000 wanita yang pernah melahirkan antara satu hingga empat kali, para peneliti menemukan bahwa sebagian besar wanita setelah melahirkan tidak pernah kembali ke berat badan semula, seperti sebelum mereka hamil.

Namun, berat badan mereka pada 1-2 tahun setelah melahirkan tampak cukup stabil. Dan baru pada usia balita, lintasan kenaikan berat badan yang lebih tinggi terlihat jelas pada ibu dibandingkan dengan wanita yang tidak memiliki anak.


(Para ibu cenderung menghabiskan makanan di piring anak mereka atau menghabiskan lebih banyak waktu duduk dengan anak-anak mereka.  Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Peneliti menyebutkan alasan banyak ibu mengalami tingkat kenaikan berat badan yang lebih tinggi adalah karena gaya hidup.

“Para ibu cenderung mengutamakan kebutuhan anak-anaknya agar mereka tidak berolahraga atau mengurus diri sendiri,” kata Yakusheva.

"Mungkin juga hal-hal kecil seperti menghabiskan makanan di piring anak mereka atau menghabiskan lebih banyak waktu duduk dengan anak-anak mereka membaca atau menonton film," tambahnya.

"Banyak wanita benar-benar meningkatkan pola makan dan olahraga mereka untuk waktu yang singkat untuk kembali ke berat badan sebelum hamil, namun sering kali putus asa dengan hasilnya," kata Yakusheva.

Menurutnya, jauh lebih baik untuk mengambil pendekatan holistik yang difokuskan pada gaya hidup sehat jangka panjang sebelum, selama, dan setelah kehamilan.

“Memahami tuntutan menjadi ibu dan kenaikan berat badan terkait usia penting untuk mendorong ekspektasi positif citra tubuh setelah kehamilan. Selama wanita sehat, itulah yang penting,” tegas Yakusheva.
(yyy)