FITNESS & HEALTH

Tips agar Belajar di Rumah Menyenangkan dengan Anak Disabilitas

Kumara Anggita
Selasa 13 Oktober 2020 / 18:06
Jakarta: Pandemi Covid-19 membuat semua anak sekolah harus belajar di rumah termasuk mereka yang dengan disabilitas. Tentunya ini tak mudah, mereka akan bosan atau bahkan frustasi. Kira-kira untuk menghadapi ini apakah ada hal yang bisa dilakukan orang tua atau tidak ya?

Dr. Seto Mulyadi, M.Psi., Psikolog, Praktisi Keluarga dan Anak, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) menjelaskan bahwa orang tua memang di sini harus mengeluarkan energi ekstra. Berikan perhatian khusus untuk mereka.

“Jadi anak disabilitas kan memiliki kebutuhan khusus. Jadi, dengan adanya situasi yang seperti ini, perhatian kita harus lebih khusus. Energi harus lebih dicurahkan pada anak disabilitas ini,” ungkap dalam Talkshow BNPB dengan Tema Mengajak Anak-anak Bergembira di Masa Pandemi.

Orang tua di sini juga harus lebih sensitif. Dengar apa yang diungkapkan anak dan bagaimana ekspresi mereka secara keseluruhan.

“Selalu juga mendengar perasaan-perasaan anak. Jangan bebani dengan tuntutan akdemis dan semacamnya,” ujarnya.

“Lihat kata-kata, observasi. Anak senyum tidak, gembira atau tidak,” lanjutnya.

Selain itu, ia juga menganjurkan agar orang tua membuat program yang menarik buat anak. Kegembiraan adalah poin utama di sini. Jadi hindari tekanan pada anak baik itu tentang akademik atau tentang hal lain.

“Kalau perlu orang tua punya proram-program khusus untuk anak disabilitas ini. Orang tua betul-betul memenuhi hak anak dengan optimal lagi,” jelasnya.

“Entah menyanyi, menggambar, mendongeng. Membuat anak merasa seperti bunga yang merekah di tanah yang subur. Tanah yang subur adalah keluraga yang kondusif dengan kekuatan cinta. Itu yang paling penting,” tegasnya.
(YDH)