FITNESS & HEALTH

Waspada, Kanker Hati Tidak Ada Gejala Khas

A. Firdaus
Selasa 28 September 2021 / 14:54
Jakarta: Kanker Hati berada di urutan keempat penyebab kematian tertinggi di dunia. Penyakit ini disebut-sebut memiliki tingkat keganasan tinggi.

Untuk itu, Kementerian Kesehatan menegaskan kepada masyarakat pentingnya pemeriksaan dini, demi menanggulangi penyakit kanker hati. Tujuannya, tentu agar lebih mudah diobati dan memperbesar peluang untuk sembuh.

Sebab, sebagian besar penderita mengetahui penyakitnya setelah memasuki stadium lanjut. Sehingga sulit diobati sepenuhnya dan memakan biaya besar.

"Semakin dini penyakit ini ditemukan, maka peluang pasien untuk sembuh pun semakin besar," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Abdul Kadir, dalam sambutan yang dibacakan oleh Kasubdit RS Pendidikan Kementerian Kesehatan, dr. Else Mutiara Sihotang, dalam webinar, Selasa 28 September 2021.

Kadir mengatakan, kanker hati yang lebih banyak terjadi pada pria, sering terjadi tanpa diketahui karena tidak ada gejala khas. Hal itu yang menyebabkan sebagian besar penderita baru memeriksakan diri ketika penyakitnya telah memburuk.

"Pada laki-laki di Indonesia, kanker paru ada di peringkat terbanyak sebesar 2,31 persen, kemudian kanker nasofaring, kanker hati di urutan ketiga terbanyak dengan 1,54 persen," kata Kadir, menambahkan penderita kanker di Indonesia mencapai 0,13 persen dari jumlah penduduk.
(FIR)