FITNESS & HEALTH

Ini Arti CT Value saat Tes PCR

Kumara Anggita
Rabu 21 Juli 2021 / 18:31
Jakarta: Pada masa pandemi covid-19 ini, kamu bisa mengecek apakah kamu positif covid-19 atau tidak dengan berbagai tes. Salah satu tes yang dianggap paling ampuh adalah tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Selain memunculkan keterangan positif atau negatif covid-19, hasil pengujian PCR juga akan memunculkan angka CT (Cycle Threshold). Kira-kira apa sih yang dimaksud dengan CT value ini?

Dikutip dari Newsline Metro TV, besaran CT value bisa menggambarkan jumlah virus yang terdapat dalam tubuh seseorang. Meski biasanya CT Value menjadi rujukan dokter untuk menentukan langkah perawatan isolasi mandiri atau perawatan RS, CT value tidak bisa dijadikan patokan utama untuk melihat tingkat keparahan pasien covid-19. 

Untuk itu, tetap diperlukan pemeriksaan lanjut seperti pemeriksaan fisik, darah, dan radiologis seperti rontgen.

“CT Value untuk menunjukkan menggambarkan berapa kali melakukan proses cycle supaya nanti akhirnya jumlah DNA dalam sempel itu melewati ambang tertentu,” jelas Tonang Dwi Ardryanto Spesialis Patologi Klinik RS UNS Surakarta.

“Secara mudah, angka CT ini akan berbanding terbalik dengan jumlah DNA yang ada di sampel. Semakin tinggi nilai CT-nya, jumlah DNA di sampel tadi semakin rendah,” sambungnya.

Nilai CT adalah jumlah siklus hidup yang diamplifikasi. Nilai normalnya adalah sekitar 11-40. Semakin tinggi nilai CT maka kandungan virusnya semakin tinggi.

Perlu diingat pula bahwa nilai CT yang kamu dapatkan hanya menggambarkan kandungan virus dalam sampel, bukan total kandungan virus dalam tubuh manusia. Nilai CT saja tidak dapat dijadikan tolak ukur kondisi keparahan dan risiko penularan.

Jadi itu maksud dari CT value yang akhir-akhir ini sering diperbincangkan. Semoga kamu sekarang sudah mengerti cara membacanya.
(FIR)