FITNESS & HEALTH

Imunisasi Dasar Anak Tertunda? Tenang, Ikuti Program Imunisasi Kejar Aja

Raka Lestari
Selasa 12 April 2022 / 16:10
Jakarta: Imunisasi dasar pada anak merupakan salah satu cara yang penting untuk dilakukan demi mencegah terjadinya berbagai macam penyakit. Namun sayangnya pemberian imunisasi dasar tersebut masih sering terlupakan.

Pemberian imunisasi yang terlambat atau tidak lengkap kepada anak menjadi salah satu hambatan dalam upaya meningkatkan kekebalan anak. Imunisasi kejar diperlukan untuk menyusul imunisasi anak yang tertunda.

Plt. Dir. Pengelolaan Imunisasi, Kementerian Kesehatan dr. Prima Yosephine mengatakan imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Sehingga bila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.

“Imunisasi dasar lengkap saja belum cukup memberikan perlindungan terhadap PD3I (Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi) karena beberapa antigen memerlukan besar atau pemberian dosis lanjutan pada usia 18 bulan, usia anak sekolah dan usia dewasa," ujarnya pada konferensi pers Pekan Imunisasi Dunia secara virtual di Jakarta.

Sehingga saat ini tidak hanya mengejar imunisasi dasar lengkap, tapi juga mengejar imunisasi rutin lengkap. Untuk mencapai kadar perlindungan maksimal, imunisasi harus diberikan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Jadwal imunisasi terbagi atas jadwal imunisasi dasar dan jadwal imunisasi ulangan.Ada yang cukup satu kali imunisasi, ada yang memerlukan beberapa kali imunisasi. Bahkan pada umur tertentu diperlukan ulangan imunisasi.

Jadwal imunisasi tersebut dibuat berdasarkan rekomendasi WHO dan organisasi profesi yang berkecimpung dalam imunisasi setelah melalui uji klinis. Oleh karena itu, jika ada imunisasi yang belum diberikan sesuai jadwal yang seharusnya, atau imunisasi tertunda, maka imunisasi harus secepatnya diberikan atau dikejar.

Meski imunisasi telah diberikan dan sudah menghasilkan respons, imunologis masih di bawah ambang kadar proteksi atau belum mencapai perlindungan untuk kurun waktu yang panjang. Sehingga dokter tetap perlu melanjutkan dan melengkapi imunisasi agar tercapai kadar perlindungan yang optimal.

Dokter spesialis anak konsultan dr. Arifianto, Sp.A(K) mengatakan imunisasi kejar merupakan upaya memberikan imunisasi kepada individu, dengan sebab tertinggal satu atau lebih dosis vaksin dari yang seharusnya diberikan. Pelaksanaanya bisa bersamaan dengan jadwal imunisasi rutin atau pada kegiatan imunisasi khusus.

“Ketepatan waktu imunisasi harus tetap terjaga karena imunisasi itu selain harus ikut dengan jadwal yang ada, sebisa mungkin harus tepat waktu. Ini penting terbukti dengan ketepatan waktu imunisasi sesuai jadwal tingkat kekebalan itu akan tercapai terhadap PD3I dan secara luas akan mencegah terjadinya wabah,” pungkasnya.
(FIR)