FITNESS & HEALTH

Pastikan Diri Tetap Sehat Saat Berkegiatan di Luar Rumah

Raka Lestari
Senin 26 Oktober 2020 / 15:17
Jakarta: Untuk mencegah penyebaran covid-19, ada banyak sekali kegiatan yang berhubungan dengan keramaian banyak dibatasi. Akan tetapi, beberapa waktu belakangan ini melakukan kegiatan di luar rumah sudah mulai diperbolehkan dengan aturan protokol kesehatan yang ketat. 

Dan karena virus yang menyebabkan covid-19 ini pada umumnya ditularkan melalui droplet pernapasan dari batuk dan bersin, para ahli merekomendasikan untuk melakukan social distancing atau jarak sosial.

Catherine Troisi, PhD, seorang ahli epidemiologi penyakit menular di University of Texas Health Science Center, Houston, Amerika Serikat mengatakan bahwa hal tersebut penting dilakukan karena jika semua orang sakit sekaligus dan ada lonjakan besar dalam kasus, sistem layanan kesehatan tidak akan mampu menangani masuknya pasien.

“Dengan virus ini, kami sangat yakin bahwa seseorang yang terinfeksi dan belum menimbulkan gejala dapat menularkan ke orang lain,” kata Troisi. 

Dan orang-orang yang ditularkan tersebut bisa menjadi orang-orang yang paling rentan menderita komplikasi dari covid-19, termasuk orang tua, orang-orang yang rendah sistem kekebalannya, dan mereka yang menderita penyakit kronis.

Dan berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan ketika melakukan social distancing menurut Troisi:


delivery
(Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah delivery makanan di dalam masa pandemi covod-19 ini. Foto: Pexels.com)
 

1. Membeli makanan secara delivery


Kamu bisa membeli makanan dengan menggunakan sistem delivery. Mulai dari membeli makanan, memesan barang, atau bahkan mengantar dokumen tanpa harus keluar rumah. Sistem ini sudah banyak disediakan oleh berbagai aplikasi yang sangat mudah digunakan.
 

2. Menghindari kerumunan


“Banyak kota yang mengeluarkan pedoman untuk membatalkan acara yang cukup besar, seperti lebih dari 50, 100, 250, atau bahkan 1000 orang,” kata Troisi. Secara pribadi, kamu mungkin perlu mempertimbangkan untuk menunda pesta yang akan kamu adakan, meskipun hanya 20 orang.
 

3. Tetap bisa pergi keluar rumah


Pada situasi ini, kamu tidak harus benar-benar terus berada di dalam rumah karena selain membosankan hal itu juga bisa berpengaruh pada kesehatan mental kamu. 

“Saya menyarankan untuk pergi ke alam, entah itu ke halaman belakang atau taman yang tidak terlalu banyak orang,” ujar Trosisi. "Berada di luar itu baik untuk kesehatan mental kita, dan kita tahu berolahraga, bahkan berjalan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” katanya.
 

4. Hindari menggunakan tranportasi publik sebisa mungkin


"Social distancing juga berarti kamu tidak menggunakan transportasi bulik," ujar Troisi. Meskipun memang tidak semua orang bisa melakukannya. Dalam hal ini, kamu bisa memberikan jarak dengan penumpang lain. Jangan lupa untuk terapkan protokol keamanan dan melakukan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 berulang kali menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun. 
(TIN)