FITNESS & HEALTH

Apakah Melahirkan di Rumah Sakit Aman di Masa Pandemi?

Raka Lestari
Rabu 02 Desember 2020 / 14:46
Jakarta: Pandemi covid-19 memiliki dampak pada seluruh area kehidupan, termasuk bagi mereka yang sedang ada dalam masa kehamilan.

Dan mungkin jika kamu sedang hamil, akan bertanya-tanya mengenai keamanan melahirkan di rumah sakit ketika pandemi covid-19.

Pada bulan April, American Academy of Pediatrics (AAP) memperbarui rekomendasinya tentang persalinan di rumah dan menekankan bahwa pengaturan medis tetap menjadi tempat teraman untuk melahirkan. 

“Perhatian utama kami selalu untuk keselamatan, perawatan, dan kenyamanan ibu dan bayi,” ujar Kristi L. Watterberg, M.D., F.A.A.P., dari AAP.

“Memang orang yang terinfeksi covid-19 akan pergi ke rumah sakit, tetapi sebagian besar rumah sakit memiliki protokol untuk membantu mengidentifikasi orang dengan gejala mirip covid-19 dan mengarantina mereka dari orang lain,” kata pakar penyakit menular Amesh A.Adalja, MD.

Dan karena itu pula, Dr Adalja mengatakan agar para wanita hamil atau yang mendekati waktu kelahiran tetap melanjutkan rencana melahirkan di rumah sakit. “Menurut saya tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” katanya.

Rajeev Fernando, M.D., seorang ahli penyakit menular di Southampton, New York menambahkan, “Selama kamu dapat memastikan dan memverifikasi bahwa rumah sakit tetap mengikuti dan mematuh protokol kesehatan maka aman untuk melahirkan di rumah sakit,” ujarnya.

“Jika pekerja rumah sakit batuk atau bersin dan berisiko menyebarkan kuman yang tidak diinginkan, kamu bisa berbicara dengan manajer perawat untuk menyampaikan kekhawatiran tersebut,” kata Sherry A. Ross, MD, seorang OB / GYN dan pakar kesehatan wanita di Providence Saint John’s Health Center, California. 

Jika kamu membawa bayi, usahakan untuk tetap menjaga bayi tetap berada di dekatmu dan sebisa mungkin hindari orang-orang yang tidak dikenal atau yang ingin menyentuh bayi.

Dr Fernando mengatakan penting untuk tetap melakukan yang terbaik untuk menjaga keamanan diri sendiri juga seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta memersihkan permukaan yang akan disentuh.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 berulang kali menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.
(TIN)