FITNESS & HEALTH

Bolehkah Pakai Bedak Tabur saat Cacar Air?

Raka Lestari
Kamis 08 April 2021 / 03:00
Jakarta: Ketika sedang mengalami cacar air atau Herpes Zoster, banyak orang yang mengatasinya dengan menggunakan bedak tabur. Namun, penggunaan bedak tabur ini pada dasarnya bukan untuk menyembuhkan tetapi hanyalah cara untuk mengatasi rasa gatal.

"Biasanya ketika seseorang mengalami cacar air, pada saat penyembuhan akan mengalami gatal. Sebaiknya itu jangan digaruk terlalu keras agar tidak menimbulkan bopeng," ujar dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, dokter spesialis kulit dan kelamin sekaligus CEO Klinik Pramudia dalam Virtual Media Briefing "Bagaimana Jika Terkena Herpes di Masa Pandemi Covid-19" pada Kamis, 8 April 2021.

Menurut dr. Anthony, biasanya bedak tabur yang dijual di pasaran itu mengandung camphora yang dapat memberikan efek dingin di kulit. "Camphora itu biasanya juga menyejukkan dan ketika dipegang, kulit akan terasa lebih halus jika diberikan bedak tabur," ujarnya.

"Bedak tabur yang mengandung camphora inilah yang akan menutupi rasa gatal, sehingga tidak digaruk ketika sedang mengalami cacar air. Jadi sebenarnya penggunaan bedak tabur bukan untuk mengatasi, tetapi untuk mengurangi gejala gatalnya tersebut," jelas dr. Anthony.


(Bedak tabur yang dijual di pasaran itu mengandung camphora yang dapat memberikan efek dingin di kulit. Foto: Dok. Medicalnewstoday.com)


Namun, menurut dr. Anthony dengan bertambahnya ilmu pengetahuan saat ini banyak orang yang menyadari bahwa ketika mengalami cacar air atau Herpes Zoster biasanya ada gelembung berisi air. "Ketika gelembung tersebut pecah, lalu diberikan bedak tabur maka itu bisa menjadi media yang bagus untuk timbulnya jamur," jelasnya.

"Gelembung itu kan isinya air, ketika kena bedak tabur akan menjadi lengket seperti pasta. Nah itu akan membentuk lapisan yang sangat baik untuk jamur atau infeksi lain. Ditambah lagi, mitos bahwa cacar air tidak boleh mandi. Akhirnya penyembuhan akan semakin lama," jelas dr. Anthony.

Menurutnya, hal tersebut juga bisa menyebabkan terjadinya infeksi sekunder. "Bukannya tidak boleh menggunakan bedak tabur, tapi penggunaan bedak tabur memang bisa mengurangi gatal namun ada pengobatan yang lebih advance daripada itu adalah obat-obatan yang diberikan dokter. Dan memang sebenarnya, cacar air itu pada dasarnya bisa sembuh dengan sendirinya" tutup dr. Anthony. 
(yyy)