FITNESS & HEALTH

Produk Siap Konsumsi Harus Mencantumkan Logo ‘Pilihan Lebih Sehat’, Ini Penjelasan BPOM

A. Firdaus
Rabu 07 April 2021 / 06:11
Jakarta: Mindful Consumption atau konsumsi berkesadaran adalah sebuah konsep dalam pikiran yang mendasari perilaku seseorang dalam mengonsumsi atau membeli suatu produk. Penerapan ini membuat seseorang mempertimbangkan dengan matang keputusannya, dengan memikirkan hal-hal penting.

Di antaranya, manfaat mengonsumsi suatu jenis asupan bagi kesehatan tubuh, bagaimana produk tersebut diproduksi, serta lebih lanjut dampak dari mengonsumsi produk tersebut. Baik untuk diri pribadi maupun lingkungan.

Mendorong masyarakat untuk menjalani konsumsi berkesadaran, serta memilih produk yang aman dan sesuai kebutuhan, BPOM menghadirkan kebijakan pencantuman logo ‘Pilihan Lebih Sehat’ pada produk siap konsumsi.

“Sesuai UU No. 18 tahun 2012 tentang pangan, negara berkewajiban untuk mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu dan bergizi seimbang yang sejalan arahan dengan badan kesehatan dunia," ujar Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Dra. Rita Endang., Apt., M.Kes.

WHO juga menetapkan dengan tujuan yang tentunya untuk mengurangi risiko penyakit tidak menular. Salah satunya berasal dari pola konsumsi yang tidak sehat.

"BPOM mengakomodir penggunaan Logo 'Pilihan Lebih Sehat' pada bagian utama label yang bertujuan untuk memudahkan konsumen dalam memilih pangan yang lebih sehat," terang Rita dalam Webinar Frisian Flag Indonesia bertajuk ‘Konsumsi Berkesadaran untuk Pilihan Asupan yang Lebih Sehat dan Lebih Baik, Investasi Kesehatan untuk Masa Depan.

"Selain itu, BPOM juga mengeluarkan anjuran kepada masyarakat untuk membaca label, dengan cek KLIK: Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa dari produk siap konsumsi. Dengan melihat informasi nilai gizi pada label, masyarakat dapat melihat dan menentukan kontribusi produk tersebut terhadap pemenuhan gizi mereka," sambungnya.

Pada produk siap minum, salah satu syarat untuk mendapatkan logo ini adalah kandungan gula maksimum adalah 6 gram per 100ml. Dengan penggunaan logo ini diharapkan masyarakat dapat memilih pangan yang lebih sehat.

"Label ini juga sekaligus mengedukasi dan memberi informasi yang jelas kepada konsumen yang memang menjadi penentu keputusan dalam membeli dan menyediakan pangan sesuai kebutuhanya,” tambah Rita.

Selaras dengan semangat dan inisiatif BPOM tersebut, Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia (FFI), Andrew F. Saputro mengatakan, sebagai perusahaan, FFI berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam peningkatan status gizi masyarakat Indonesia. Yaitu dengan hadirnya rangkaian produk bergizi, berkualitas, dan terjangkau.

"Sejalan dengan anjuran dari BPOM terkait ‘Pilihan Lebih Sehat’, FFI telah menerapkan logo ini pada rangkaian susu cair siap minum kami. Bahkan, untuk varian Full Cream, penerapan tanpa gula tambahan juga telah diberlakukan," terang Andrew.

Tak hanya hadir dengan produk dengan logo 'Pilihan Lebih Sehat', FFI juga berkomitmen untuk menghadirkan produk dan kemasan yang lebih ramah lingkungan, yang ditandai dengan logo Forest Stewardship Council (FSC).

"Artinya, bahan baku untuk kemasan karton yang digunakan berasal dari sumber yang dikelola dengan cara yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Ditambah lagi dengan kehadiran inovasi sedotan kertas pada rangkaian produk susu siap minum rendah lemak," tutup Andrew.
(FIR)