FITNESS & HEALTH

3 Cara Pasien Diabetes agar Tetap Segar saat Berpuasa

Raka Lestari
Selasa 13 April 2021 / 15:22
Jakarta: Memasuki Ramadan, tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan bagi para pasien diabetes. Buat mereka, sebaiknya menjalankan pola hidup yang sehat. Mengingat Ramadan, pada umumnya seseorang akan dibatasi untuk makan dan minum seperti biasanya.

Berikut saran dr. Adeline Devita, seorang Praktisi Kesehatan kepada Medcom.id:
 

1. Menu sahur dan berbuka


Saat berpuasa, agar tetap fit sepanjang hari walaupun beraktivitas, sebaiknya ketika sahur dan berbuka pasien diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang rendah. Tujuannya agar pelepasan gula darah dari dalam makanan berjalan perlahan.

"Sehingga rasa kenyang pun menjadi lebih lama serta lebih berenergi untuk beraktivitas,” ujar dr. Adeline.

Menurut dr. Adeline, pelepasan gula darah secara perlahan dari makanan yang dikonsumsi saat sahur dapat menstabilkan kadar gula darah dari pasien diabetes. Sehingga setelah makan, gula darah tidak langsung meningkat secara signifikan.

Semakin rendah Indeks Glikemik yang dimiliki oleh suatu makanan, maka semakin baik pula makanan tersebut dikonsumsi oleh pasien diabetes, begitu pun sebaliknya. Beberapa contoh makanan dengan Indeks Glikemik yang rendah seperti sereal gandum, sayuran hijau, buah-buahan, ataupun beras merah.
 

2. Perhatikan asupan karbohidrat


Diabetes sendiri sering disebut dengan penyakit gula. Akan tetapi, menurut dr. Adeline, masalah utama yang perlu menjadi perhatian bagi para pasien diabetes justru terletak pada asupan karbohidrat, dibandingkan dengan asupan gula itu sendiri.

“Para pasien diabetes, kerap kali mengalami kenaikan kadar gula dalam darah, karena mereka tidak bisa mengontrol asupan karbohidrat yang dikonsumsinya, ketimbang asupan gula. Pasien diabetes harus mengikuti anjuran 3 J yaitu Jumlah makanan, Jenis makanan, dan Jadwal makanan,” ujar dr. Adeline.
 

3. Jumlah dan jadwal makanan


Menurut dr. Adeline, jenis dan jumlah makanan yang banyak mengandung gula serta jadwal makan yang tidak teratur dapat meningkatkan kadar gula darah. Jumlah kalori basal yang besarnya 25-30 kalori/kgBB ideal, bergantung pada jenis kelamin, umur, aktivitas, dan status gizi.

Kebutuhan kalori pada wanita lebih kecil daripada pria. Kebutuhan kalori wanita sebesar 25kal/kgBB dan untuk pria sebesar 30kal/kg BB.


"Untuk itu, penting sekali menjaga agar gula darah tetap stabil bagi para pasien diabetes. Selain tubuh lebih fit saat berpuasa, dengan pengendalian gula darah yang baik dapat membantu menjaga imunitas tubuh bagi para pasien diabetes. Khususnya dalam masa pandemi covid-19 ini,” tutup dr. Adeline.
(FIR)