FITNESS & HEALTH

Hari Jantung Sedunia 2021, YJI Ajak Masyarakat Cegah Bertambahnya Penyintas Penyakit Jantung

A. Firdaus
Selasa 28 September 2021 / 06:11
Jakarta: Setiap 29 September merupakan peringatan Hari Jantung Sedunia. Dalam momen spesial ini, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) mengusung tema Show Your Heart.

YJI juga mengajak masyarakat untuk mengambil peran masing-masing dalam mencegah bertambahnya angka penyintas penyakit jantung. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, setidaknya 15 dari 1000 orang individu di Indonesia menderita penyakit jantung atau kardiovaskular.

Penyakit jantung memiliki banyak penyebab mulai dari kebiasaan merokok, diabetes, hipertensi dan obesitas, hingga polusi udara. Oleh karena itu, seluruh masyarakat perlu mengambil peran dalam mencegah tingginya angka jumlah penyintas dan kematian akibat penyakit jantung.

Salah satu cara mencegah bertambahnya penyintas penyakit jantung pada era pandemi ini adalah, memanfaatkan layanan konsultasi dokter tanpa harus tatap muka, atau sering disebut telemedicine.

Dengan memanfaatkan teknologi kesehatan digital untuk meningkatkan kesadaran, pencegahan, dan perawatan penyakit jantung adalah tujuan dari diperingatinya Hari Jantung Sedunia tahun ini.

“Teknologi yang ada saat ini semakin memudahkan kita untuk bisa mendapatkan informasi-informasi tentang kesehatan dan juga dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan melakukan konsultasi secara virtual. Dalam situasi pandemi seperti sekarang, telemedicine menjadi sarana untuk berkonsultasi yang aman tanpa tatap muka langsung," terang Esti Nurjadin selaku Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia.

Dengan teknologi, kita juga bisa dengan mudah memantau dan mengukur tekanan darah, detak jantung, dan memantau kegiatan saat kita sedang beraktivitas dan berolahraga secara mandiri melalui perangkat pintar yang sekarang banyak beredar.

"Alat digital dan aplikasi di ponsel yang marak beredar di pasaran dapat membantu kita melakukan prevensi terhadap penyakit jantung dan kardiovaskular dan membantu memantau kesehatan bagi para penderita penyakit jantung dan kardiovaskular secara cepat dan mudah," jelas Esti dalam Konferensi Pers Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Menyambut Hari Jantung Sedunia 2021.
(FIR)