FITNESS & HEALTH

Fakta Menarik Diet Okinawa yang Dipercaya Bikin Panjang Umur

Raka Lestari
Sabtu 03 April 2021 / 08:43
Jakarta: Masyarakat Jepang terkenal memiliki umur yang panjang. Terbukti dengan adanya sebuah komunitas yang anggotanya berusia lebih dari 100 tahun di Pulau Okinawa, Jepang. 

Salah satu cara untuk mendapatkan umur yang panjang berdasarkan warga Okinawa adalah gaya hidup yang sehat. Itulah mengapa saat ini dikenal juga dengan diet Okinawa.

 

Apa itu diet Okinawa?


Stefani Sassos, MS, RDN., seorang ahli diet terdaftar mengatakan makanan tradisional Okinawa sangat kaya akan hasil bumi, membuatnya kaya akan fitonutrien dan antioksidan, yang kemungkinan besar menjadi alasan untuk manfaat kesehatan dan sifat anti-penuaan. 

"Diet Okinawa membatasi konsumsi daging, biji-bijian olahan, lemak jenuh, gula, garam, dan produk susu berlemak penuh, yang cenderung memiliki lebih banyak sifat peradangan," ujar Sassos. 

Para peneliti dari The National Institute of Aging dan National Geographic juga telah mengidentifikasi diet Okinawa sebagai diet Blue Zone, yang artinya secara khusus terkait dengan umur panjang.

"Meskipun mereka tidak hanya mengonsumsi makanan vegan, fokus pada pola makan nabati adalah tema umum diantara pola makan Blue Zone," kata Sassos.


(Sebagian besar diet Okinawa terdiri dari sayuran hijau dan kuning, sayuran akar, makanan berbahan dasar kedelai, dan jamur. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Apa saja yang terkandung dalam diet Okinawa?


Sebagian besar diet Okinawa terdiri dari sayuran hijau dan kuning, sayuran akar, makanan berbahan dasar kedelai, dan jamur. Orang Okinawa makan ikan, daging, produk susu, dan biji-bijian seperti nasi dalam jumlah yang jauh lebih kecil. Beberapa contoh makanan yang umum untuk diet Okinawa meliputi:

Sayuran: ubi   oranye, ubi ungu, rumput laut, rebung, lobak, pare, kol, wortel, labu, pepaya, dan jamur. 

Makanan berbahan dasar kedelai: tahu, miso, natto (kedelai yang difermentasi), dan edamame.

Biji-bijian: millet, gandum, beras, dan mie.

Daging dan makanan laut: ikan, makanan laut, dan beberapa daging. Diet ini biasanya tidak memasukkan daging sapi, daging sapi yang diproses, telur, keju, susu, dan karbohidrat yang diproses seperti makanan manis dan makanan ringan.

 

Mengapa diet Okinawa sehat?


Salah satu alasan orang Okinawa menjaga kesehatan adalah karena pola makan mereka. Seperti diet Mediterania dan diet DASH, gaya makan khusus ini dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan penyakit kronis lainnya.

Para peneliti berteori bahwa tingkat lemak jenuh yang rendah, asupan antioksidan yang tinggi, dan beban glikemik yang rendah memengaruhi berbagai mekanisme biologis, seperti mengurangi stres oksidatif.


(Selain membentuk persahabatan yang kuat ini, orang Okinawa menghargai keluarga dan komunitas kepercayaan mereka. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Orang Okinawa juga membentuk jejaring sosial unik pada usia lima tahun yang disebut moai. Jika salah satu anggota tidak muncul, anggota lainnya akan berjalan melintasi desa untuk memeriksa teman mereka.

Selain membentuk persahabatan yang kuat ini, orang Okinawa menghargai keluarga dan komunitas kepercayaan mereka. Mereka juga bergerak secara alami sepanjang hari, bergerak aktif hanya dengan memasak, melakukan pekerjaan rumah, dan berjalan kaki.
(yyy)