FITNESS & HEALTH

Perbedaan Tepung Terigu Berprotein Rendah, Sedang, dan Tinggi

Raka Lestari
Jumat 20 November 2020 / 10:05
Jakarta: Tepung terigu merupakan salah satu bahan yang penting untuk membuat kue atau masakan. Ketika kamu ingin membuat kue, harus mengetahui berbagai jenis tepung serta kegunaannya. Dan untuk tepung terigu, biasanya dibedakan dari kandungan protein di dalamnya yaitu tepung terigu protein rendah, sedang, dan tinggi.

“Jadi tepung terigu itu ada tiga jenis, yaitu yang protein rendah, sedang dan tinggi. Aplikasikan tepung terigu protein rendah untuk mendapatkan tekstur crumbly seperti untuk membuat crust, biskuit, atau cookie. Itu adalah tepung terigu protein rendah,” ujar William Gozali, seorang Chef sekaligus Youtuber, dalam acara Nutella Breakfast Experience, pada Kamis, 19 November 2020.

Sedangkan untuk tepung terigu protein rendah, menurut Chef William Gozali biasanya digunakan untuk membuat pancakes atau menggoreng. “Biasanya tepung terigu protein sedang untuk sesuatu yang lebih kering dan untuk menghasilkan tekstur crispy dan juga tepung terigu protein sedang itu kandngan glutennya juga sedang,” ucapnya.

Biasanya untuk mendapakan tekstur makanan yang kenyal seperti mie dan roti yang paling sering menggunakan tepung terigu protein tinggi. "Jadi semakin tinggi kandungan glutennya, maka tekstur yang dihasilkan akan semakin elastis,” ujar Chef William Gozali.

Kandungan protein pada tepung terigu biasanya juga menentukan kandungan gluten di dalamnya. Gluten tersebut bertanggung jawab atas volume, tekstur, dan tampilan makanan atau kue. Pada tepung terigu protein rendah, karena ukuran partikelnya kecil maka menghasilkan kue yang bertekstur halus dan merata.

Pada tepung terigu dengan kandungan protein sedang, biasanya merupakan campuran dari kombinasi gandum lunak dan keras. Kandungan proteinnya 9,5% - 10,5%.

Keunggulan dari tepung terigu protein sedang adalah keseimbangan yang tepat antara kekuatan dan kelembutan kue. Selain untuk membuat kue tart dan biskuit, tepung ini juga bisa digunakan untuk membuat saus.

Tepung terigu protein tinggi biasanya memiliki kandungan protein antara 11-13,5%. Semakin tinggi kandungan protein tepung, semakin besar potensi tepung membentuk gluten pada adonan, yang selanjutnya menghasilkan roti tawar dengan struktur remah (crumbs) yang baik.
(YDH)