FITNESS & HEALTH

Makanan yang Bisa Menurunkan Gula Darah

Kumara Anggita
Senin 25 Januari 2021 / 13:55
Jakarta: Makanan sangat berkaitan dengan kadar gula darah. Oleh karena itu, bila kamu ingin mengontrol gula darahmu, pastikan kamu mengonsumsi makanan yang tepat. 

Dikutip dari Healthline, ada beberapa makanan terbaik untuk orang yang ingin menjaga kadar gula darah yang sehat, salah satunya roti gandum utuh atau pumpernickel.

Banyak jenis roti yang tinggi karbohidrat dan cepat menaikkan kadar gula darah. Namun roti pumpernickel dan roti gandum utuh memiliki skor GI rendah, yaitu 55 atau kurang pada skala GI. 

Roti gandum utuh dan roti gandum yang digiling batu memiliki skor GI lebih rendah daripada roti gandum biasa karena bahan-bahannya melalui proses yang lebih sedikit.

Pemrosesan tersebut menghilangkan kulit terluar yang berserat dari biji-bijian dan sereal. Serat memperlambat pencernaan dan membantu menstabilkan kadar gula darah.
 

Buah-buahan


Kebanyakan buah memiliki skor GI rendah yaitu 55 atau kurang. Ini karena sebagian besar buah mengandung banyak air dan serat untuk menyeimbangkan gula alami mereka, yang disebut fruktosa. Namun, saat buah matang, skor GI mereka meningkat.

Sebuah studi besar tahun 2013 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi buah utuh, terutama blueberry, anggur, dan apel, memiliki risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah secara signifikan. 
 

Oatmeal dan oat bran


Oat memiliki skor GI 55 atau lebih rendah, sehingga cenderung tidak menyebabkan lonjakan dan penurunan kadar gula darah. Oat juga mengandung B-glukan yang bermanfaat untuk mengurangi respons glukosa dan insulin setelah makan. Selain itu meningkatkan sensitivitas insulin, membantu menjaga kontrol glikemik, dan mengurangi lipid darah (lemak).

Tinjauan tahun 2015 terhadap 16 studi menyimpulkan bahwa oat memiliki efek menguntungkan pada kontrol glukosa dan profil lipid pada penderita diabetes tipe 2. Menentukan dampak konsumsi oat pada diabetes tipe 1 membutuhkan lebih banyak penelitian.
 

Kacang-kacangan


Kacang sangat kaya serat makanan dan memiliki skor GI 55 atau kurang. Kacang juga mengandung protein nabati tingkat tinggi, asam lemak tak jenuh, dan nutrisi lain. 

Sebuah tinjauan tahun 2014 menyimpulkan bahwa makan kacang-kacangan dapat bermanfaat bagi penderita diabetes. Pastikan kamu makan kacang yang tidak banyak diolah. 
 

Bawang putih


Bawang putih merupakan bahan yang populer dalam pengobatan tradisional untuk diabetes dan berbagai macam kondisi lainnya. Senyawa dalam bawang putih dapat membantu mengurangi gula darah dengan meningkatkan sensitivitas dan sekresi insulin.

Dalam studi 2013, 60 orang dengan diabetes tipe 2 dan obesitas mengonsumsi metformin atau kombinasi metformin dan bawang putih dua kali sehari setelah makan selama 12 minggu. Orang yang mengonsumsi metformin dan bawang putih mengalami penurunan yang lebih signifikan dalam kadar gula darah puasa dan pasca makan.

(TIN)