FITNESS & HEALTH

WHO: Cacar Monyet Bukan Masalah Darurat Kesehatan Internasional, Tapi Harus Tetap Dipantau

Yuni Yuli Yanti
Selasa 28 Juni 2022 / 09:00
Jakarta: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah berhenti menyatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional sebagai hasil dari pertemuan komite darurat.

WHO mengadakan pertemuan komite darurat pada hari Kamis (23/6) untuk membahas tingkat keparahan wabah cacar monyet. Hasil rapat pun diumumkan pada Sabtu (25/6), dikutip dari CNN. 

"Secara keseluruhan, dalam laporan itu komite darurat memberi tahu saya bahwa saat ini cacar monyet bukan merupakan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang menjadi perhatian Internasional, yang merupakan tingkat peringatan tertinggi yang dapat dikeluarkan WHO tetapi mengakui bahwa diadakannya komite itu sendiri mencerminkan meningkatnya kekhawatiran tentang penyebaran cacar monyet secara internasional," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam pernyataan.

Namun, Tedros menyerukan tetap adanya pengawasan intensif untuk cacar monyet (monkeypox). Ia pun memperingatkan bahwa pria yang berhubungan seks dengan pria paling terpengaruh dalam wabah baru ini. 


(Monkeypox adalah penyakit langka dan lebih parah dari virus cacar yang sekarang telah diberantas. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


"Ada juga risiko penyakit parah bagi orang yang mengalami gangguan kekebalan, wanita hamil dan anak-anak jika mereka terinfeksi," ungkapnya. 

Petugas kesehatan juga berisiko jika mereka tidak memakai alat pelindung diri yang sesuai, kata Tedros dalam sambutan pembukaannya pada pertemuan tersebut.

Tedros menjelaskan bahwa WHO mendefinisikan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, atau PHEIC sebagai peristiwa luar biasa yang merupakan risiko kesehatan masyarakat bagi negara lain melalui penyebaran penyakit internasional. Juga yang berpotensi memerlukan tanggapan internasional yang terkoordinasi.
(yyy)