FITNESS & HEALTH

5 Makanan untuk Menstabilkan Gula Darah

Kumara Anggita
Kamis 24 Juni 2021 / 06:10
Jakarta: Memiliki gula darah yang stabil menjadi cara yang bisa kamu lakukan untuk mengontrol penyakit diabetes. Cara ini bisa dilakukan dengan menggunakan insulin dan juga diet yang sehat.

Dikutip dari Healthline, ada beberapa makanan terbaik yang aman untuk menstabilkan gula darahmu. Berikut rekomendasinya:
 

1. Roti gandum utuh atau pumpernickel


Banyak jenis roti yang tinggi karbohidrat dan cepat menaikkan kadar gula darah. Akibatnya kamu yang punya penyakit gula perlu berhati-hati.

Namun, roti pumpernickel dan roti gandum utuh memiliki skor GI rendah, yaitu 55 atau kurang pada skala GI. Roti gandum utuh dan roti gandum yang digiling batu memiliki skor GI lebih rendah daripada roti gandum biasa karena bahan-bahannya melalui proses yang lebih sedikit.

Proses tersebut menghilangkan kulit terluar yang berserat dari biji-bijian dan sereal. Serat memperlambat pencernaan dan membantu menstabilkan kadar gula darah.
 

2. Buah-buahan


Kecuali nanas dan melon, kebanyakan buah memiliki skor GI rendah yaitu 55 atau kurang dari skor tersebut. Ini karena sebagian besar buah mengandung banyak air dan serat untuk menyeimbangkan gula alami mereka, yang disebut fruktosa. Namun, saat buah matang, skor GI mereka meningkat.

Sebuah studi besar pada 2013 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi buah utuh, terutama blueberry, anggur, dan apel, memiliki risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah secara signifikan. Para peneliti juga melaporkan bahwa minum jus buah meningkatkan risiko berkembangnya kondisi tersebut.
 

3. Oatmeal


Oat memiliki skor GI 55 atau lebih rendah, sehingga cenderung tidak menyebabkan lonjakan dan penurunan kadar gula darah. Oat juga mengandung B-glukan yang bermanfaat untuk:

- Mengurangi respons glukosa dan insulin setelah makan.

- Meningkatkan sensitivitas insulin.

- Membantu menjaga kontrol glikemik.

- Mengurangi lipid darah (lemak).

Tinjauan pada 2015 terhadap 16 studi menyimpulkan bahwa oat memiliki efek menguntungkan pada kontrol glukosa dan profil lipid pada penderita diabetes tipe 2.
 

4. Kacang-kacangan


Kacang sangat kaya serat makanan dan memiliki skor GI 55 atau kurang dari itu. Kacang juga mengandung protein nabati tingkat tinggi, asam lemak tak jenuh, dan nutrisi lain.

Sebuah tinjauan pada 2014 menyimpulkan bahwa makan kacang-kacangan dapat bermanfaat bagi penderita diabetes. Pastikan kamu makan kacang yang tidak banyak diolah.
 

5. Bawang putih


Bawang putih merupakan bahan yang populer dalam pengobatan tradisional untuk diabetes dan berbagai macam kondisi lainnya. Senyawa dalam bawang putih dapat membantu mengurangi gula darah dengan meningkatkan sensitivitas dan sekresi insulin.

Dalam studi pada 2013, 60 orang dengan diabetes tipe 2 dan obesitas mengonsumsi metformin atau kombinasi metformin dan bawang putih dua kali sehari setelah makan selama 12 minggu. Orang yang mengonsumsi metformin dan bawang putih mengalami penurunan yang lebih signifikan dalam kadar gula darah puasa dan pasca makan.
(FIR)