FITNESS & HEALTH

5 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Mungkin Tidak Disadari

Raka Lestari
Rabu 03 Februari 2021 / 17:08
Jakarta: Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang cukup mematikan. Dan terkadang, penyebab teerjadinya penyakit jantung tidak disadari. Itulah mengapa, penyakit jantung sering juga disebut dengan silent killer.

Penyakit jantung paling sering terjadi karena penyumbatan di arteri, yang dikenal sebagai aterosklerosis, kata Suzanne Steinbaum, DO, direktur kesehatan jantung wanita di Heart and Vascular Institute di Rumah Sakit Lenox Hill di New York.

"Terdapat empat bagian di jantung dan sakit jantung bisa jadi terjadi di salah satu bagiannya," kata Steinbaum.

Berikut ini adalah 5 gejala penyakit jantung yang mungkin tidak kamu sadari, dikutip dari womenshealthmag.com:
 

1. Sesak napas


Terkadang, sesak napas adalah pertanda bahwa kamu perlu berolahraga atau menggunakan obat alergi. Di lain waktu, ini juga bisa jadi pertanda penyakit jantung

"Pada orang-orang dengan penyakit jantung, jantung berjuang untuk mendapatkan oksigen yang dibutuhkannya ke seluruh tubuh. Sehingga kamu akan merasa tidak dapat menarik napas secara normal," ucap Steinbaum.
 

2. Nyeri dada


Seiring dengan merasakan sesak napas, nyeri dada atau ketidaknyamanan, yang juga dikenal sebagai angina adalah salah satu gejala penyakit jantung yang paling umum. Mungkin terasa seperti sensasi meremas atau tekanan di atas dada.

"Jika kamu mengalami hal ini, maka kamu harus langsung menuju ke dokter atau bahkan ke ruang gawat darurat," katanya.
 

3. Rasa sakit pada tubuh


Beberapa wanita yang memiliki penyakit jantung sama sekali tidak mengalami rasa sakit di dada mereka. Sebaliknya, mereka mengalami rasa sakit di perut.

"Beberapa orang lainnya merasakan sakit di rahang atau bahkan leher mereka," kata Steinbaum.
 

4. Mati rasa pada lengan dan kaki


"Mati rasa pada lengan dan kaki menunjukkan bahwa lengan dan kaki kamu tidak mendapatkan aliran darah dan oksigen yang mereka butuhkan, "kata Steinbaum.

Seiring waktu, kekurangan aliran darah bisa mengakibatkan kerusakan syaraf, dan efek kerusakan syaraf bisa berdampak secara luas.
 

5. Palpitasi jantung


"Palpitasi jantung atau aritmia adalah suatu keadaan di mana jantung berdetak terlalu cepat atau tidak teratur. Pada orang dengan penyakit jantung, palpitasi dapat menunjukkan masalah pada katup jantung atau bahkan sistem kelistrikannya," kata Steinbaum.

Namun, palpitasi tidak selalu merupakan gejala penyakit jantung. Steinbaum sering mendengar orang mengatakan bahwa mereka mengalaminya sebelum mereka tidur, dan hal tersebut biasanya tidak akan bertahan lama.

"Itu sering terjadi karena minum terlalu banyak kafein atau anggur, mengalami dehidrasi, atau bahkan stres, "katanya.
(FIR)