FITNESS & HEALTH

Long Covid Bisa Menyebabkan Pengentalan Darah, Begini Penjelasannya

Raka Lestari
Sabtu 25 September 2021 / 12:15
Jakarta: Gejala long covid yang dialami oleh penyintas covid-19 bisa sangat beragam. Mulai dari sesak napas, mudah lelah, kemampuan indra penciuman atau indra perasa yang berkurang, dan masih banyak lagi gejala lainnya. Meskipun memang, tidak semua pasien yang sembuh dari covid-19 mengalami long covid.

"Sampai saat ini belum ada teori yang pasti mengenai penyebab long covid. Ada yang kena, ada yang tidak," kata dr. Franciscus Ari, Sp.PD, Doker Spesialis Penyakit DAlam di RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, dalam Webinar: Tuntaskan Gejala Sisa Pasca Covid-19.

Namun ada beberapa hipotesis yang menyebutkan adanya peran psikologis. Beberapa pasien covid-19 terkadang mungkin mengalami stres.

Ketika dia harus mengisolasi, dan tidak bisa bertemu keluarga. Tak jarang ada yang dikucilkan, membaca berita yang menakutkan, dan akhirnya menyebabkan stres.

"Akhirnya setelah sembuh dari covid-19, mengalami gangguan psikologis. Dan akhirnya menyebabkan gejala-gejala long covid juga. Atau mungkin karena harus isolasi, di kamar saja sehingga ototnya menjadi lemah. Inilah yang mungkin jadi penyebabnya," tutur dr. Ari.

Pada beberapa kasus, ada penyintas covid-19 yang mengalami pengentalan darah atau pembekuan darah. Perlu diketahui, Covid-19 selain merusak paru-paru, bisa menimbulkan masalah peningkatan risiko untuk pembekuan darah. Covid-19 juga menyebabkan inflamasi, yang akhirnya mengaktifkan faktor-faktor pembekuan darah.

"Dengan begitu, terjadilah gangguan pada pembuluh darah. Darah menjadi lebih mudah beku atau darah menjadi kental. Pembekuan darah ini bisa sangat berbahaya. Jika terjadi pada pembuluh darah di paru-paru, maka jaringan paru tidak mendapatkan suplai darah. Padahal ini sangat penting untuk pertukaran oksigen dan karbon dioksida," jelas dr. Ari.

Beberapa pasien yang mengalami pembekuan darah di pembuluh darah paru, mungkin saja akan mengalami sesak. Pembekuan darah ini sifatnya bisa berat, bahkan mengancam nyawa. Apalagi jika terjadi pada pembuluh darah jantung. Suplai darah untuk jantung akan menurun.

"Akibat pembekuan darah ini, bisa terjadi serangan jantung. Jika terjadi pembekuan darah di otak, maka akan terjadi stroke. Jika terjadi pada kaki, maka kaki akan bengkak," terang dr. Ari.

"Untuk itu, hati-hati jika setelah terinfeksi covid-19 mengalami bengkak di kaki. Apalagi jika tidak simetris, maka harus diperiksa karena mungkin ada pembekuan darah di tungkai," tutup dr. Ari.
(FIR)