FITNESS & HEALTH

Hancurkan Lemak Membandel dengan Mengonsumsi Ini

Raka Lestari
Rabu 09 Juni 2021 / 11:53
Jakarta: Ada beberapa area di tubuh yang memiliki lemak membandel yang sulit dihilangkan. Jenis lemak ini biasanya disebut lemak subkutan atau subcutaneous fat, yang berada di bawah kulit.

Lemak ini bisa dianggap tidak begitu berbahaya, tetapi bisa sangat mengganggu dari segi estetika. Untuk menghilangkannya dari tubuh, kamu bisa mengonsumsi beberapa makanan berikut ini:
 

1. Ubi manis


Ubi manis merupakan salah satu sumber karbohidrat yang lambat dicerna oleh tubuh. Sehingga membuat kenyang dan berenergi lebih lama.

Kandungan karotenoid pada ubi manis, merupakan antioksidan yang menstabilkan kadar gula darah dan menurunkan resistensi insulin, yang mencegah kalori diubah menjadi lemak. Ubi manis juga mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A, C, dan B6 yang bagus ketika akan berolahraga.
 

2. Nasi hitam


Nasi hitam atau black rice juga dikenal sebagai 'beras terlarang' karena hanya kaisar yang diizinkan memakannya. Beras hitam mungkin merupakan sumber antioksidan termurah.

Menurut American Chemical Society, beras hitam memiliki lebih banyak antioksidan daripada sesendok blueberry. Selain itu juga lebih banyak serat, lebih banyak vitamin E, dan lebih sedikit gula. Lebih banyak antioksidan berarti lebih sedikit peradangan, yang berarti lebih sedikit penyimpanan lemak.
 

3. Teh putih


Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition and Metabolism menunjukkan bahwa, teh putih secara bersamaan dapat meningkatkan lipolisis (pemecahan lemak) dan memblokir adipogenesis (pembentukan sel-sel lemak).

Kelompok peneliti lain menemukan bahwa teh ini juga merupakan sumber kaya antioksidan yang memicu pelepasan lemak dari sel, dan membantu mempercepat kemampuan hati untuk mengubah lemak menjadi energi.
 

4. Raspberi


Secangkir raspberi mengandung 8 gram serat. Serat tidak larut membantu memberi makan bakteri sehat di usus, memicu produksi asam lemak yang mengurangi peradangan penyebab lemak di seluruh tubuh.

Dalam sebuah penelitian di Kanada, para peneliti menemukan bahwa mereka yang dietnya dilengkapi dengan serat tidak larut memiliki kadar ghrelin yang lebih tingg, hormon yang mengendalikan rasa lapar.
 

5. Tiram


Tiram adalah salah satu sumber makanan yang mengandung zinc, mineral yang bekerja dengan hormon leptin untuk mengatur nafsu makan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang kelebihan berat badan cenderung memiliki kadar leptin yang lebih tinggi dan kadar zinc yang lebih rendah daripada orang yang lebih kurus.
(FIR)