FITNESS & HEALTH

Tak Perlu ke Dokter, Berikut Cara Mengobati Radang Amandel di Rumah Saja

Raka Lestari
Jumat 20 Agustus 2021 / 13:10
Jakarta: Radang amandel sering juga disebut dengan tonsilitis. Sebagian besar kasus tonsilitis terjadi karena infeksi virus.

Tonsilitis dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak. Menurut American Academy of Otolaryngology, hampir semua anak di Amerika Serikat akan mengalami setidaknya satu episode tonsilitis.

Dilansir dari Medical News Today, berikut ini cara mengobati tonsillitis ala rumahan:
 

Minum banyak air hangat


Minum cairan hangat, termasuk sup, kaldu, dan teh, dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Teh herbal yang mengandung bahan-bahan seperti madu, pektin, atau gliserin dapat membantu. Bahan-bahan ini membentuk lapisan pelindung di atas selaput lendir di mulut dan tenggorokan, yang dapat meredakan iritasi.
 

Mengonsumsi makanan dingin


Mengonsumsi makanan dingin dan lembut, seperti yogurt beku atau es krim, dapat membuat tenggorokan menjadi mati rasa, sehingga menawarkan pereda nyeri sementara. Pilihan lainnya adalah permen keras atau permen karet yang mengandung mint atau mentol. Bahan-bahan ini memberikan sensasi dingin dan mati rasa yang serupa di tenggorokan.
 

Hindari makanan yang keras


Bagi penderita tonsilitis, makan makanan keras atau tajam bisa membuat tidak nyaman dan bahkan menyakitkan. Makanan keras dapat menggores tenggorokan, menyebabkan iritasi dan peradangan lebih lanjut.

Makanan yang sebaiknya dihindari adalah keripik, biskuit, sereal, roti panggang, wortel mentah, apel. Sebaiknya konsumsi makanan yang lebih lembut yang lebih mudah ditelan seperti sup, kaldu, atau smoothie dingin sampai gejalanya mereda.
 

Berkumur dengan air garam


Berkumur dengan air garam untuk sementara dapat meredakan rasa sakit atau geli di bagian belakang tenggorokan. Kamu dapat membuat campuran air garam dengan menambahkan seperempat sendok teh garam ke air hangat dan mengaduk larutan sampai garam larut.

Kemudian dapat berkumur dengan air garam selama beberapa detik sebelum meludahkannya. Aman untuk mengulangi prosesnya sesering yang diperlukan dan usahakan untuk menghindari menelan campuran tersebut.

Akan tetapi, berkumur dengan air garam tidak cocok untuk anak kecil karena ada risiko mereka akan menelan cairan dan tersedak.
(FIR)