FITNESS & HEALTH

6 Macam Gejala Ringan pada Covid-19

Raka Lestari
Selasa 06 Oktober 2020 / 21:46
Jakarta: Mungkin kita semua sudah mengetahui beberapa gejala umum yang terjadi pada pasien covid-19. Mulai dari demam, batuk, dan sesak napas.

Akan tetapi, seiring dengan pertambahan kasus maka gejala dari covid-19 ini juga dikelompokkan menjadi gejala ringan dan berat. 

Lalu, apa saja gejala-gejala dari covid-19 yang masih tergolong ringan? Berikut ini adalah beberapa gejala covid-19 yang masih termasuk dalam kelompok ringan seperti dilansir dari Prevention:
 

1. Demam atau menggigil 



“Secara umum, di kalangan medis dianggap demam ketika suhu badan mencapai 38 derajat Celsius dan ini merupakan hal yang umum ketika terjadi infeksi,” kata Susan Besser, M.D., seorang dokter perawatan primer di Mercy Medical Center di Baltimore.

“Demam biasanya merupakan tanda bahwa tubuh kamu sedang mencoba melawan penyakit,” katanya. Dan menggigil adalah efek dari terjadinya demam.
 

2. Batuk 



“Batuk adalah gejala khas dari covid-19,” kata Richard Watkins, M.D., dokter penyakit menular dan profesor penyakit dalam di Northeast Ohio Medical University. 

Infeksi covid-19 biasanya menyerang paru-paru, yang dapat mengiritasi saluran pernapasan dan menyebabkan apa yang dikenal sebagai "batuk kering".

Artinya tidak ada dahak atau lendir yang keluar. Ketika kasus yang ringan menjadi lebih parah, batuk dapat berkembang menjadi pneumonia.
 

3. Kehilangan kemampuan indra penciuman atau perasa



“Virus adalah penyebab umum perubahan indra penciuman atau perasa yang dapat terjadi ketika mengalami infeksi saluran pernapasan bagian atas,” kata Rachel Kaye, M.D., asisten profesor gangguan suara, saluran napas, dan menelan di Universitas Rutgers.

“Selain itu, ada juga beberapa bukti bahwa infeksi virus dapat menyebabkan kerusakan neurologis pada reseptor penciuman."


(Kelelahan juga menjadi salah satu yang masuk dalam pengelompokkan gejala ringan covid-19. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

4. Kelelahan



“Tidak mengherankan bahwa infeksi virus akan menyebabkan orang merasa benar-benar lelah,” kata Dr Besser. “Tubuh kita bekerja keras untuk melawan virus, dan itu membutuhkan banyak energi, sehingga tidak meninggalkan banyak energi yang tersisa untukmua,” katanya.
 

5. Pilek dan hidung tersumbat



Produksi lendir berlebihan tidak terlalu umum pada covid-19 tetapi cukup sering dikeluhkan oleh pasien. David Cutler, MD, seorang dokter pengobatan keluarga di Providence Saint John’s Health Center, California menunjukkan bahwa produksi dahak bisa juga disebabkan karena kondisi pernapasan lainnya.

Jadi, sebaiknya kamu tidak terburu-buru menganggap terkena covid-19 jika hanya mengalami gejala ini.
 

6. Sakit tenggorokan



“Karena covid-19 adalah virus yang berkaitan dengan pernapasan, sehingga mungkin pasien mengalami produksi lendir berlebihan yang mengganggu bagian belakang hidung dan tenggorokan. Hal itu dapat menyebabkan iritasi di tenggorokan,” kata Dr Besser.

Selain itu, batuk secara terus-menerus dapat membuat tenggorokan pasien yang terinfeksi terasa berat secara umum.
(TIN)