FITNESS & HEALTH

Tanda Bahwa Plak di Gigi Sudah Menumpuk

Raka Lestari
Minggu 07 Maret 2021 / 17:45
Jakarta: Plak yang terdapat pada gigi merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Setiap kali kamu makan makanan manis atau bertepung, mereka bercampur dengan bakteri di mulut dan membentuk lapisan pada gigi, alias plak.

Jika kamu menyikat gigi secara teratur, plak gigi tidak menjadi masalah. Sebaliknya, jika tidak sering menyikat atau menyikat gigi secara tidak benar, plak dapat menumpuk dan menyebabkan gigi berlubang, penyakit gusi, dan kerusakan gigi.

Jika tidak ditangani, plak juga bisa mengeras menjadi karang gigi, yang hanya bisa dihilangkan oleh dokter gigi. Jadi, penting untuk mengetahui tanda-tanda penumpukan plak gigi seperti berikut ini:
 

Gigi terasa tidak bersih


Dilansir dari Insider, saat menyikat gigi biasanya kamu akan merasa gigi menjadi lebih bersih saat merasakannya dengan lidah. Namun, jika kamu merasa ada sesuatu yang mengganjal di gigi ketika kamu merasakannya, bisa menjadi pertanda bahwa ada penumpukan plak terjadi pada gigi.
 

Bau mulut dan gigi menjadi kekuningan


Karena plak mengandung bakteri, maka bisa menimbulkan bau yang tidak sedap. Selain itu, ketika plak menumpuk di gigi, maka lapisan tersebut dapat membuat gigi kamu menjadi tampak putih kusam atau berwarna kekuningan.
 

Gusi bengkak atau mudah berdarah


"Penumpukan plak pada gigi dapat mengiritasi gusi, membuat gusi menjadi bengkak dan lebih mudah luka," ujar Jyoti Sonkar, MSD, seorang profesor kedokteran gigi di Universitas Boston.
"Plak yang berlebihan juga dapat menyebabkan infeksi pada gusi, yang dapat terasa seperti nyeri tumpul di bagian dalam rahang yang terasa seperti gatal atau rasa tidak nyaman," kata Sonkar.
 

Terjadi penumpukan karang gigi


Seiring waktu, jika plak tidak dihilangkan maka dapat mengeras menjadi karang gigi. Kamu dapat mengetahui bahwa terdapat karang gigi jika kamu melihat penumpukan kerak kuning atau coklat pada gigi, terutama di sepanjang garis gusi. Ketika karang gigi menumpuk di bawah gusi, itu dapat menyebabkan infeksi dalam yang dapat menyebabkan gigi menjadi lebih mudah patah atau tanggal.
 

Gigi menjadi sensitif


Seiring berjalannya waktu, penumpukan plak akan menyebabkan gusi mengalami penysutan yang dapat mengekspos ujung saraf di mulut dan membuat gigi menjadi terasa lebih sensitif. "Gigi sensitif biasanyya digambarkan sebagai nyeri tajama yang tidak teratur atau muncul-hilang ketika terkena air atau makanan," ujar Sonkar.
(YDH)