FITNESS & HEALTH

5 Tips Gaya Hidup Pasien TBC Tanpa Menularkan

Sunnaholomi Halakrispen
Kamis 08 Oktober 2020 / 11:04
Jakarta: Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan gangguan pernapasan. TBC disebabkan oleh bakteri yang menyebar dari orang ke orang, melalui tetesan mikroskopis yang dilepaskan ke udara. Namun, ada gaya hidup yang tepat agar tidak menularkan.

Tentunya, tanpa pengobatan, tuberkulosis bisa berakibat fatal. Penyakit aktif yang tidak diobati biasanya memengaruhi paru-paru kamu, tetapi dapat menyebar ke bagian lain tubuhmu melalui aliran darah.

Dikutip dari Mayo Clinic, berikut ini tips tepat untuk membantu teman dan keluargamu agar tidak jatuh sakit.
 

1. Tinggal di rumah



Jangan pergi bekerja atau sekolah atau tidur sekamar dengan orang lain, selama beberapa minggu pertama pengobatan tuberkulosis aktif.
 

2. Perhatikan ventilasi ruangan



Kuman tuberkulosis lebih mudah menyebar di ruang tertutup kecil di mana udara tidak bergerak. Jika di luar ruangan tidak terlalu dingin, buka jendela dan gunakan kipas angin untuk meniup udara dalam ruangan ke luar.
 

3. Tutupi mulutmu



Gunakan tisu untuk menutupi mulutmu setiap kali kamu tertawa, bersin, atau batuk. Kemudian, masukkan tisu kotor itu ke dalam tas, tutup rapat, dan buang.
 

4. Kenakan masker



Masker bisa efektif. Sebab, mengenakan masker bedah saat kamu berada di sekitar orang lain selama tiga minggu pertama perawatan dapat membantu mengurangi risiko penularan.
 

5. Selesaikan seluruh pengobatan



Ini adalah langkah terpenting yang dapat kamu ambil untuk melindungi dirimu dan orang lain dari TBC. Jika kamu menghentikan pengobatan lebih awal atau melewatkan dosis, bakteri TB berpeluang mengembangkan mutasi yang memungkinkan mereka bertahan dari obat TB yang paling ampuh. Jenis yang resistan terhadap obat jauh lebih mematikan dan sulit diobati.

Sementara itu, di negara yang lebih sering terkena tuberkulosis, bayi sering divaksinasi dengan vaksin bacillus Calmette-Guerin (BCG). Sebab, dapat mencegah tuberkulosis parah pada anak. 

Namun, Vaksin BCG tidak direkomendasikan untuk penggunaan umum di Amerika Serikat karena tidak terlalu efektif pada orang dewasa. Di sisi lain, lusinan vaksin TB baru sedang dalam berbagai tahap pengembangan dan pengujian.
(TIN)