FITNESS & HEALTH

Usai Divaksin Masyarakat Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Raka Lestari
Rabu 07 April 2021 / 13:07
Jakarta: Meskipun saat ini sudah banyak orang yang melakukan vaksinasi covid-19, bukan berarti protokol kesehatan bisa dilupakan. Penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan karena vaksinasi covid-19 bukan berarti memastikan bahwa seseorang tidak akan terkena covid-19. Mereka yang sudah mendapat vaksin tetap akan bisa terkena covid-19.

Dokter Debryana Dewi menjelaskan, “Ini yang ini saya tekankan, jangan sampai message-nya salah. Vaksin iya vaksin, tetapi itu salah satu dari sekian banyak cara kita untuk menghindari covid-19. Jadi itu bukan satu-satunya cara, tetapi salah satu,” ujarnya dalam acara ‘Vaksin Untuk Indonesia’ di Metro TV, pada Jumat, 2 April 2021.

Ia juga mengimbau bahwa masyarakat tidak perlu takut untuk melakukan vaksinasi covid-19. “Kalau dari segi keamanan pasti aman. Jadi tidak perlu takut vaksin karena tidak ada efek samping berlebihan asal kita jujur dengan kondisi kita,” tuturnya.


(Semua orang masih harus melakukan aturan yang sama seperti menjaga jarak dengan jarak 6 kaki dan hindari keramaian. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Meskipun program vaksinasi sudah mulai dilakukan, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) masih belum mengubah pedoman dalam pencegahan covid-19.

Setidaknya untuk saat ini, semua orang masih harus melakukan aturan yang sama seperti orang lain mulai dari penggunaan masker, menjaga jarak dengan jarak 6 kaki dan hindari keramaian. Meskipun, sudah mendapatkan suntikan vaksin dosis kedua.

Lalu, bagaimana jika seseorang yang sudah mendapatkan vaksin lengkap terpapar dari seseorang yang terinfeksi? 

CDC menyebutkan, dalam kasus tersebut tidak diperlukan karantina selama seseorang yang divaksinasi tersebut tidak menunjukkan adanya gejala, setidaknya sudah dua minggu tetapi tidak lebih dari tiga bulan sejak dosis kedua.

Dan, untuk bepergian menggunakan pesawat, CDC menyebutkan entah itu sudah mendapatkan vaksin atau belum sebaiknya melakukan traveling hanya jika benar-benar dibutuhkan saja. Jika tidak terlalu penting, usahakan tidak melakukan traveling sekalipun sudah mendapatkan vaksinasi. 
(yyy)