FITNESS & HEALTH

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Jika Alami Artritis

Raka Lestari
Minggu 13 Juni 2021 / 10:00
Jakarta: Artritis adalah kondisi kesehatan umum yang melibatkan peradangan kronis pada persendian. Ini menyebabkan rasa sakit dan kerusakan pada persendian, tulang, dan bagian tubuh lainnya tergantung pada jenisnya.

Penelitian menunjukkan bahwa intervensi diet, seperti menghilangkan makanan dan minuman tertentu, dapat mengurangi keparahan gejala pada orang yang mengalami artritis serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari oleh pasien artritis, dilansir dari Healthline dalam "8 Foods and Beverages to Avoid with Arthritis"
 

1. Gula tambahan 


Jillian Kubala, MS, RD dalam healthline menyebutkan kamu harus membatasi asupan gula apa pun yang terjadi, terutama jika kamu menderita radang sendi atau artritis. 

Gula tambahan biasanya ditemukan dalam permen, soda, es krim, dan banyak makanan lainnya, termasuk berbagai jenis makanan instan seperti saus botolan. "Terlebih lagi, minuman manis seperti soda dapat secara signifikan meningkatkan risiko radang sendi," tulisanya lagi.
 

2. Daging olahan dan daging merah


Beberapa penelitian mengaitkan daging merah dan daging olahan dengan peradangan, yang dapat meningkatkan gejala radang sendi. Misalnya, diet yang mengandung banyak daging olahan dan daging merah menunjukkan penanda inflamasi tingkat tinggi seperti interleukin-6 (IL-6), protein C-reaktif (CRP), dan homosistein.


artritis
(Barley salah satu kelompok makanan dan ada juga di dalam minuman yang harus kamu hindari jika mengalami artritis. Barley adalah salah satu jenis biji-bijian yang berasal dari keluarga gandum. Biji barley juga dikenal sebagai jelai. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
 

3. Makanan yang mengandung gluten 


Gluten adalah sekelompok protein dalam gandum, barley, rye, dan triticale (persilangan antara gandum dan rye). Beberapa penelitian mengaitkannya dengan peningkatan peradangan dan menunjukkan bahwa diet bebas gluten dapat meringankan gejala radang sendi
 

4. Makanan olahan 


"Makanan ultra-olahan seperti makanan cepat saji, sereal instan, dan makanan yang dipanggang biasanya mengandung biji-bijian olahan, gula tambahan, pengawet, dan bahan-bahan lain," tulis Kubala lagi. Ini berpotensi menimbulkan peradangan, yang semuanya dapat memperburuk gejala radang sendi.
 

5. Alkohol 


Karena alkohol dapat memperburuk gejala radang sendi, siapa pun yang mengalami radang sendi harus membatasi atau menghindarinya.

Terlebih lagi, konsumsi alkohol kronis dikaitkan dengan peningkatan risiko osteoartritis, meskipun tidak semua penelitian menemukan hubungan yang signifikan. Osteoarthritis adalah peradangan kronis pada sendi akibat kerusakan pada tulang rawan. 
 

6. Makanan tinggi garam


Mengurangi garam mungkin merupakan pilihan yang baik untuk penderita radang sendi. Makanan tinggi garam diantaranya adalah udang, sup kalengan, pizza, keju tertentu, daging olahan, dan banyak makanan olahan lainnya.

Jadi konsultasikan pada dokter kamu, makanan dan minuman yang harus dikonsumsi dan periksa jika kondisi kamu tak membaik ya.

(TIN)