FITNESS & HEALTH

Manfaat Sarapan yang tak Boleh Terlewatkan

Kumara Anggita
Jumat 30 April 2021 / 12:05
Jakarta: Para ahli nutrisi dari dulu telah mengatakan bahwa sarapan yang sehat adalah kunci untuk memulai hari. Selain bisa fokus berpikir dan bekerja, sarapan juga mendukung kesejahteraan kita dalam banyak hal.

Mengutip dari WebMD, banyak penelitian menunjukkan bahwa ada alasan bagus untuk sarapan. Berikut beberapa yang perlu kamu ketahui:
 

1. Bahan bakar dan gizi


Formula dasar untuk sarapan adalah memasangkan karbohidrat dengan protein. Karbohidrat memberi tubuhmu energi untuk memulai hari dan otakmu juga jadi punya bahan bakar. Protein memberi kekuatan untuk bertahan dan membantumu merasa kenyang sampai makan berikutnya.

Sarapan sehat bisa sesederhana seperti:

- Sereal gandum utuh atau roti untuk karbohidrat.

- Susu rendah lemak, yogurt, atau keju untuk protein.

- Buah atau sayuran segar untuk sumber karbohidrat.

- Kacang atau polong-polongan untuk mendapatkan lebih banyak protein.
 

2. Menjaga berat badan yang sehat


Crandall mengatakan bahwa ketika kamu belum sarapan, kamu lebih cenderung 'hangry' (lapar marah) yang dapat membuatmu makan berlebihan di hari itu atau memilih makanan tidak sehat seperti donat.

Crandall mengatakan beberapa orang mungkin melewatkan sarapan karena tren yang disebut puasa intermiten. Saat itulah mereka meneruskan makan untuk mengurangi kalori dan menurunkan berat badan.

"Sebagian besar ilmu pengetahuan mendukung sarapan yang sehat. Ini bukan hanya tentang berat badan kamu. Ini juga tentang vitamin, mineral, dan massa otot," ujar Crandall.

"Kita harus memikirkan gambaran yang lebih besar, tentang apa yang sebenarnya dilakukan makanan untuk tubuh kamu versus 'Saya ingin perbaikan cepat untuk menurunkan berat badan’,” sambungnya.
 

3. Kontrol gula darah


Sarapan membantu menjaga gula darah kamu tetap stabil sepanjang hari, tak peduli kamu menderita diabetes atau tidak. Bagi orang dengan hasil tes glukosa normal, ini dapat membantu kamu menghindari resistensi insulin, yang dapat menyebabkan diabetes.

Penurunan dan lonjakan gula darah juga dapat memengaruhi suasana hati, membuat kamu lebih gugup, pemarah, atau marah. Semua perasaan itu akan ada jika kamu menderita diabetes.

"Jadi jangan melewatkan sarapan. Ketika penderita diabetes melewatkan sarapan, mereka lebih cenderung mengalami gula darah rendah, yang juga disebut hipoglikemia," kata Osama Hamdy, MD, PhD, dari Joslin Diabetes Center.

Hamdy mengatakan gula darah rendah itu berbahaya. Bisa membuatmu lelah, cemas, mudah tersinggung, atau gemetar. Gejala yang lebih serius termasuk detak jantung tidak teratur dan kejang.

Saran Hamdy untuk penderita diabetes adalah konsumsilah makanan mengandung karbohidrat dengan jumlah protein dan lemak yang seimbang. Dia menyarankan susu dan oatmeal, atau telur dan sepotong roti gandum.
(FIR)