FITNESS & HEALTH

Bahaya Tidak Makan, lalu Makan Banyak

Kumara Anggita
Kamis 12 November 2020 / 12:03
Jakarta: Salah satu kebiasaan buruk orang dewasa adalah suka lupa makan, lalu dibalas dengan makan yang banyak. Dan ternyata kebiasaan ini bisa merusak tubuh kita secara perlahan.

dr. Eva Maria Christine, M. Gizi, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik menjelaskan bahwa kebiasaan seperti ini sangat tidak disarankan. Ini karena metabolisme kamu bisa jadi kacau. 

“Tubuhnya jadi bingung, akhirnya gula darah malah naik. Karena optimalnya setiap tiga jam ada namanya hormon insulin yang dilepaskan oleh pankreas. Ada makanan masuk dia keluar. Kalau tidak ada makanan yang masuk, insulin tetap keluar, gula darah turun bisa pingsan,” jelasnya dalam Diskusi Media dengan Tema Pendekatan Kesehatan Holistik untuk Indonesia Sehat. 

“Misal hari pertama gula darah turun banget. Hari kedua makannya banyak. Jadi insulin bingung udah lama enggak kerja, tiba-tiba dikasih makan yang banyak. Akhirnya gula darah naik,” tambahnya. 

Selain bikin gula darah naik. Kebiasaan ini juga memengaruhi cara kerja asam empedu. Setiap kita makan ini (asam empedu) keluar buat metabolisme lemak. Kalau tak ada makanan, alaminya tetap keluar asam empedu itu. Ini (lama-kelamaan) bisa jadu batu empedu,” ujarnya. 

“Biasa ditemukan pada orang puasa lama atau orang yang berat badan turunnya drastis,” ujarnya. 

dr. Eva menyarankan agar kita makan selalu tepat waktu dan makan seimbang dengan jadwal teratur yaitu 3 kali sehari. 
(YDH)