FITNESS & HEALTH

4 Kondisi Kelainan Kaki yang Sering Dialami pada Anak

Raka Lestari
Rabu 02 Desember 2020 / 07:00
Jakarta: Pada masa pertumbuhan, terdapat beberapa kondisi pada kaki anak yang seringkali membuat orang tua khawatir. Misalnya kaki anak ceper, berbentuk O atau X, dan beberapa kondisi lainnya.

Kelainan ini dapat terjadi sebagai hal yang umum, mengingat anak masih dalam tahap pertumbuhan. Dr. Muhammad Deryl Ivansyah, Sp.OT, spesialis orthopaedi dan traumatologi RSUI menjelaskan mengenai beberapa kelainan kaki pada anak yang cukup sering terjadi:
 

1. Kaki ceper


Kondisi ini pada anak usia di bawah 6 tahun masih tergolong dalam kondisi yang wajar, karena ligamen anak lebih lentur dan banyaknya lemak di telapak kaki. Namun jika sudah berusia 6 tahun, kondisi kakinya masih ceper, perlu dikonsultasikan ke dokter. Terlebih jika anak merasakan nyeri, aktivitasnya terbatas, dan hanya 1 kaki yang terlibat dalam aktivitas.
 

2. Kondisi kaki pengkor


Menurut, dr. Deryl, kondisi ini mudah dideteksi, bahkan saat anak masih dalam kandungan melalui USG pada akhir trimester kedua kehamilan. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi biasanya akan menginfokan hal ini.

Untuk tatalaksana kaki pengkor, metode ponseti menjadi salah satu solusi yang mudah dan murah. Semakin dini dilakukan, semakin baik hasilnya.

Angka keberhasilan metode ini dapat mencapai 95 persen, jika dilakukan dengan benar dan 70 persen kasus. Bahkan tidak perlu dilakukan operasi jika ditangani sebelum usia 5 bulan.
 

3. Kondisi kaki O


Kondisi kaki O ini masih dianggap normal sampai anak berusia 3 tahun. Cara kita melihatnya yaitu dengan merapatkan mata kaki anak, lalu dilihat bagian lututnya apakah jaraknya kurang dari 6 cm, jika iya maka masih dianggap normal.

Namun, jika jaraknya lebih dari 6 cm, adanya nyeri, serta anak berjalan pincang, maka harus segera dikonsultasikan ke dokter. Untuk penanganan kaki O di antaranya dapat melalui metode observasi, pemasangan brace, atau operasi. Metode ini dipilih tergantung pada derajat keparahan dan kondisi medis lainnya.
 

4. Kondisi kaki X


Menurut dr. Deryl, kondisi yang umum saat bayi lahir dengan kaki O kemudian setelah berusia 3 tahun, kaki agak sedikit ke dalam seperti bentuk X, dan saat berusia 8 tahun akan kembali normal.

Untuk memeriksa kondisi kaki X ini dapat dilakukan dengan merapatkan kedua lutut anak, jika jarak antara kedua mata kaki anak kurang dari 8 cm, maka masih dianggap normal. Jika terdapat kelainan bentuk yang berat, terdapat nyeri, pincang, hanya 1 kaki yang terlibat saat beraktivitas segera konsultasikan ke dokter.
(FIR)