FITNESS & HEALTH

Waktu yang Tepat untuk Berolahraga bagi Pasien Hipertensi

Raka Lestari
Selasa 04 Mei 2021 / 16:09
Jakarta: Sebelum melakukan olahraga, kita perlu mengetahui kondisi kesehatan tubuh terlebih dahulu. Salah satunya adalah bagi pasien hipertensi atau darah tinggi.

Jjika ingin berolahraga pastikan agar keadaan tubuh sedang sehat dan tidak ada keluhan seperti sakit kepala misalnya. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk berolahraga bagi pasien hipertensi?

"Waktu yang tepat untuk berolahraga bagi pasien hipertensi adalah yang paling cocok dengan kita," ujar dr. Michael Triangto, Sp.KO, Dokter Spesialis Kesehatan Olahraga dalam acara: Kelas Online Penuh Inspirasi (KOPI) Sehat bersama Good Doctor dan Samsung Galaxy Watch.

Lebih lanjut, dr. Michael menambahkan, kalau kamu memaksakan waktu untuk olahraga, merasa terburu-buru saat melakukannya, waktunya untuk melakukan olahraga tidak mencukupi durasi yang seharusnya, maka jangan dilakukan. Jadi bukan cuma persoalan olahraga di pagi, siang, sore, atau malam hari.  

"Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah, cocok dengan waktu kita, dan bisa memenuhi kriteria durasi selama kita berolahraga. Sehingga bisa berdampak bagi kesehatan, di antaranya perbaikan tekanan darah. Demikian juga untuk mengontrol tekanan darah, kita membutuhkan perencanaan yang benar-benar jelas, dan juga pengawasan," jelas dr. Michael.

Melansir anjuran WHO, dr. Michael menekankan durasi berolahraga 150 menit per minggu. Yang bisa dipecah menjadi lima kali. Jadi 30 menit sehari.

"Ini pun bisa dibagi-bagi lagi, misalnya pagi 10 menit, sore 10 menit, dan malam 10 menit, jadi total 30 menit perhari. Itu untuk masyarakat umum. Namun untuk penderita hipertensi, harus dibuat penyesuaian sesuai kemampuannya," ujar dr. Michael.

"Olahraga 30 menit itu kan tidak lama, tapi seseorang tidak sanggup mengikutinya. Misalnya dia tidak pernah olahraga, atau punya komorbiditas lain. jadi harus disesuaikan dengan kondisinya. Kita lihat, kemampuannya berapa lama? Misalnya 15 menit, itu tidak apa-apa. Tapi naikkan secara bertahap," tutur dr. Michael.

Untuk itu kamu harus melihat, apakah dengan latihan tersebut ada perbaikan dalam tekanan darah? Kalau tidak, mungkin kamu harus mundur lagi. Dengan cara waktunya dikurangi.

"Tapi kalau ada, bisa kita lanjutkan, dan naikkan waktunya secara bertahap. Makanya harus mengukur tekanan darah secara teratur," tutup dr. Michael.
(FIR)