FITNESS & HEALTH

The Vegetarian Butcher, Daging Nabati untuk Milenials Peduli Lingkungan

Yuni Yuli Yanti
Rabu 28 April 2021 / 13:00
Jakarta: Gerakan pergeseran pola makan plant-based memang meningkat, terlebih di tengah pandemi. Survei menunjukkan 90 persen masyarakat Indonesia mulai mencoba mengonsumsi menu makanan sehat guna meningkatkan imunitas tubuh. Jumlah orang yang lebih giat  membeli sayur dan buah pun kini telah mencapai 62 persen, dan layanan pesan antar makanan sehat juga telah meningkat. 

Selain itu, tren gaya hidup flexitarian (pola makan yang menambah porsi makanan berbasis nabati dan mengurangi porsi protein hewani), hingga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan juga semakin tumbuh. Khususnya, di kalangan milenial muda dan Generasi Z yang populasinya diperkirakan akan mendominasi penduduk dunia, termasuk Indonesia.

Melihat pergeseran tren pola makan tersebut, Unilever Food Solutions (UFS) sebagai unit Business to Business (B2B) dari Unilever yang secara khusus melayani Hotel dan Restoran resmi menghadirkan “The Vegetarian Butcher." Inovasi ragam olahan alternatif daging dari bahan nabati dengan cita rasa dan tekstur yang serupa dengan daging hewani.


(Di kalangan milenial muda dan Generasi Z sedang tren gaya hidup flexitarian. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Melalui “The Vegetarian Butcher”, UFS menggerakkan sebanyak mungkin pebisnis kuliner untuk ikut mendampingi masyarakat menuju pola makan yang lebih bernutrisi dan berdampak positif terhadap kelestarian planet bumi.

“Inovasi ini sangat sejalan dengan aspirasi “The Unilever Compass” untuk menjadi perusahaan yang berlandaskan pada tujuan mulia serta terus relevan dan siap menghadapi masa depan, di mana salah satu komitmen kami adalah membantu masyarakat melakukan transisi menuju pola makan yang lebih sehat sembari mengurangi dampak lingkungan dari rantai makanan,” tutur Joy Tarigan, Managing Director Unilever Food Solutions dalam Media Conference Virtual Unilever Foods Indonesia Luncurkan “The Vegetarian Butcher”, pada Selasa 27 April 2021. 


(Dibuat dari protein kedelai yang berserat tinggi, “The Vegetarian Butcher” sudah bersertifikat halal. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


“The Vegetarian Butcher” lahir dan dikembangkan oleh Jaap Korteweg, seorang pecinta daging asal Belanda yang berinovasi dengan menciptakan aneka olahan daging dari bahan nabati. Ia ingin mengajak masyarakat dunia memiliki pola makan yang lebih bernutrisi tanpa harus mengorbankan kelezatan, kesehatan, ataupun kelestarian hewan dan lingkungan.

Dibuat dari protein kedelai yang berserat tinggi, “The Vegetarian Butcher” yang sudah bersertifikat halal ini tersedia dalam olahan yang menyerupai cita rasa dan tekstur dari daging ayam dan sapi. 

(yyy)