FITNESS & HEALTH

4 Tanda Tubuhmu Enggak Mau Lagi Menerima Kopi

Kumara Anggita
Selasa 30 Maret 2021 / 08:10
Jakarta: Kopi adalah minuman yang memang dengan mudah membuatmu ketagihan. Namun, ada saatnya tubuhmu berontak dan memintamu untuk segera mengurangi atau berhenti mengonsumsinya.

Menurut ahli nutrisi, toleransi orang terhadap kopi berbeda. Mengutip dari Eat This, Not That, Annamaria Louloudis, MS, RDN, pendiri Louloudi Nutritio, merekomendasikanmu untuk melakukan pemantauan gejala individu terkait dengan asupan kopi.

Kylie Ivanir, MS, RD seorang ahli nutrisi menyarankan bahwa orang dewasa harus membatasi asupan kafein mereka paling banyak sekitar 400 mg per hari, yaitu sekitar tiga hingga lima cangkir kopi seduh 8 ons.

Ivanir menambahkan bahwa kelompok individu tertentu, seperti mereka yang menderita hipertensi (tekanan darah tinggi) dan perempuan hamil atau menyusui, harus mempertimbangkan untuk membatasi asupan kafeinnya.

Ada beberapa tanda bahwa kamu atau orang di sekitarmu butuh mengurangi atau berhenti konsumsi kopi seperti:
 

1. Kamu mengalami gerd


“Kafein dapat memicu gejala Gerd karena ini bekerja untuk mengendurkan sfingter esofagus bagian bawah, menyebabkan refluks asam lambung ke kerongkongan. Asupan kopi, teh, dan soda (semua minuman berkafein) telah dikaitkan dengan peningkatan risiko gejala gastroesophageal reflux (gerd),” ujar Louloudis.

“Menghilangkan minuman berkafein adalah pedoman dari Asosiasi Gastroenterologi Amerika untuk manajemen GERD," tambahnya.
 

2. Kamu insomnia atau kurang tidur


Kamu juga perlu untuk memerhatikan konsumsi kopi ketika akhir-akhir ini kamu memiliki masalah insomnia atau kurang tidur. Kopi bisa membuatmu semakin tidak bisa tidur.

"Karena kandungan kafeinnya yang tinggi, konsumsi kopi enam jam, atau kurang, sebelum tidur telah dikaitkan dengan efek mengganggu pada tidur dan peningkatan insomnia," kata Louloudis.

Jika kamu tidak dapat sepenuhnya menghentikan kebiasaan minum kopi, disarankan untuk mengubah kebiasaan minum menjadi lebih awal di hari itu, dan mengurangi jumlah kopi dari biasanya.
 

3. Kamu punya gangguan kecemasan


"Karena kandungan kafeinnya yang tinggi, minum terlalu banyak kopi dapat menyebabkan peningkatan gejala kecemasan termasuk jantung berdebar-debar, gemetar, sakit kepala, dan insomnia. Orang yang sudah hidup dengan gangguan kecemasan sangat sensitif terhadap efek negatif kafein ini," kata Louloudis.
 

4. Kamu punya masalah menstruasi


Untuk perempuan, hentikan minum kopi bila kamu telat atau kelewatan menstruasi. Beberapa orang minum kopi untuk pengganti makanan sebagai cara yang tidak sehat untuk menurunkan berat badan. Dan ini dapat memengaruhi siklus menstruasimu.

"Tanda kamu minum terlalu banyak kopi adalah ketidakteraturan menstruasi, khususnya tidak mendapatkan siklus bulanan," kata Abby Vichill, MS, RDN, LD, ahli diet kinerja untuk FWDfuel Sports Nutrition.
(FIR)