FITNESS & HEALTH

Penyebab Kamu Alami Keringat Dingin

Raka Lestari
Kamis 07 Januari 2021 / 21:35
Jakarta: Keringat adalah fungsi tubuh yang normal. Jika kamu berkeringat, pada umumnya itu terjadi saat tubuh menjadi panas dan perlu didinginkan. Keringat biasanya muncul ketika cuaca panas, sedang berolahraga, atau bahkan ketika sedang cemas, gugup, atau takut.

“Biasanya, berkeringat adalah respons tubuh terhadap berbagai penyebab stres baik itu dari internal maupun eksternal," kata Arindam Sarkar, MD, seorang dokter perawatan primer dan asisten profesor kedokteran keluarga dan komunitas di Baylor University. 

"Keringat yang normal dapat mendinginkan tubuh melalui penguapan dan terjadi sebagai respons terhadap kehangatan atau pengerahan tenaga yang berlebihan."

Sedangkan keringat dingin sedikit berbeda. “Keringat dingin dapat digunakan untuk menggambarkan menggigil, keringat malam (yaitu berkeringat saat tidur), atau diaphoresis yaitu berkeringat sebagai respons terhadap suatu penyakit atau pengobatan,” kata Dr Sarkar.

Secara umum, para ahli sepakat bahwa keringat dingin terjadi ketika kamu mulai berkeringat tetapi merasa kedinginan. Inilah yang membuatnya sedikit berbeda dari keringat biasa, dimana seharusnya kamu berkeringat dan tidak mengalami efek apapun.

“Ada berbagai macam hal yang dapat menyebabkan keringat dingin, tetapi umumnya disebabkan oleh infeksi, demam, atau masalah kesehatan yang mendasari, seperti serangan jantung atau gula darah rendah,” Kathryn Boling, MD, seorang dokter perawatan primer di Baltimore's Mercy Medical Center,

Dr Boling bilang keringat dingin bahkan bisa menjadi tanda perubahan hormonal, seperti mengalami hot flash selama menopause atau tingkat hormon yang sedang menyesuaikan kembali setelah kehamilan. Perasaan stres atau cemas juga bisa menyebabkan keringat dingin.

“Kamu juga bisa berkeringat dingin saat berolahraga atau saat mengakhiri sesi olahraga,” kata David Cutler, M.D., seorang dokter pengobatan keluarga di Providence Saint John's Health Center. 

"Jika kamu berkeringat lalu tiba-tiba menjadi dingin atau pergi ke cuaca dingin, itu bisa menyebabkan keringat dingin," katanya.

"Dan meskipun sangat jarang, keringat dingin dapat menjadi indikasi penyakit tidak menular lainnya termasuk kanker, atau bahkan dapat disebabkan oleh obat-obatan," kata Roshi Gulati, MD, seorang dokter pengobatan keluarga di Northwestern Medicine Huntley Hospital.
(TIN)