FITNESS & HEALTH

Pentingnya Vaksinasi Pneumonia pada Lansia di atas 50 Tahun

Raka Lestari
Sabtu 13 November 2021 / 12:13
Jakarta: Sejak 12 November 2009, setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Pneumonia Sedunia dengan tujuan mendorong pengentasan pneumonia. Pneumonia merupakan penyakit menular menyerang paru-paru, yang seharusnya dapat dicegah ini. Insiden tahunan pneumonia pada orang tua di Indonesia mencapai sekitar 25-44 kasus per 1000 orang.

“Pneumonia penyakit yang menyasar radang paru-paru, yang bisa disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Salah satu penyebab pneumonia adalah bakteri Streptococcus pneumonia atau lazim disebut pneumokokus, yang dapat menyebabkan infeksi pada jaringan otak, infeksi paru–paru dan bakteri dalam darah," kata DR. dr. Erlina Burhan, MSc., SpP(K), dokter spesialis paru.

Bakteri ini juga merupakan penyebab osteomyelitis atau infeksi tulang, peritonitis, atau infeksi lapisan bagian dalam dinding perut dan endocarditis. Atau bisa juga infeksi lapisan bagian dalam jantung.

“Sistem kekebalan mengalami transformasi mendalam seiring bertambahnya usia dan respons imunologis yang sangat bergantung pada usia. Perubahan yang terjadi pada manusia setelah usia 50 tahun perlu mendapat perhatian khusus, karena dampak klinisnya. Konsekuensi yang paling terlihat dari usia lanjut adalah berkurangnya efektivitas sistem kekebalan tubuh,” kata dr. Erlina.

Untuk meningkatkan imunitas tubuh dalam mencegah terkena pneumonia, dr. Erlina menerangkan tentang pentingnya penerapan:

- Pola hidup bersih dan sehat
- Tidak merokok
- Makan makanan sehat seperti buah-buahan dan sayuran
- Berolahraga secara teratur
- Menjaga berat badan
- Tidak minum alkohol
- Cukup tidur atau istirahat
- Mengambil langkah untuk mencegah infeksi, seperti sering mencuci tangan, Masak jenis daging sampai matang
- Hindari stres
- Vaksinasi pneumonia yang kini sudah tersedia di Indonesia

Menurut penelitian, vaksin pneumonia pada orang lanjut usia memberikan manfaat seperti lebih sedikit rawat inap karena pneumonia, mengurangi jumlah kunjungan ke dokter, dan penghematan biaya perawatan medis secara langsung.

Selain itu, terdapat keuntungan kesehatan termasuk penurunan morbiditas, mortalitas, nyeri, dan penderitaan penyakit pneumonia.

Meningkatkan kualitas hidup seperti produktivitas dan pendapatan yang diperoleh ketika orang dewasa yang diimunisasi dan terlindungi dari penyakit pneumonia sehingga dapat bekerja dan menghasilkan produktivitas lebih baik.  

Serta mengurangi ketidakpastian dan kecemasan yang menyertainya, yang jika tidak, akan membebani orang yang menghindari risiko, misalnya, nilai ketenangan pikiran.
(FIR)