FITNESS & HEALTH

Mengobati 5 Vertigo Sesuai dengan Penyebabnya

Mia Vale
Rabu 20 Oktober 2021 / 10:00
Jakarta: Pengobatan atau perawatan vertigo bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan gejala yang ditimbulkan. Vertigo biasanya berlangsung selama beberapa jam saja. Namun bila tidak segera diatas vertigo bisa berisiko terjadinya stroke.

Dilansir dari NHS Inform, vertigo umumnya bisa sembuh dengan sendirinya. Hal ini disebabkan otak penderita mampu beradaptasi dengan perubahan telinga bagian dalam dan bisa mengatur keseimbangan. Tapi untuk beberapa gejala vertigo membutuhkan perawatan khusus, seperti:
 

1. Labirinitis 


Merupakan infeksi telinga bagian dalam yang menyebabkan labirin (struktur halus jauh di dalam telinga) menjadi meradang. Biasanya disebabkan oleh infeksi virus dan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. 

Dalam kasus yang jarang terjadi, di mana labirinitis disebabkan oleh infeksi bakteri, antibiotik dapat diresepkan. Jika kamu pernah mengalami gangguan pendengaran, rujukan ke dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) akan dilakukan. Labirinitis juga dapat diobati dengan rehabilitasi vestibular (VRT).
 

2. Neuronitis vestibular 


Adalah peradangan saraf vestibular (salah satu saraf di telinga yang digunakan untuk keseimbangan). Biasanya disebabkan oleh infeksi virus. Gejala neuronitis vestibular sering menjadi lebih baik tanpa pengobatan selama beberapa minggu. Namun, perlu beristirahat di tempat tidur jika gejalanya parah. 

Temui dokter bila gejala memburuk atau tidak mulai membaik setelah seminggu. Neuronitis vestibular juga dapat diobati dengan rehabilitasi dan pengobatan vestibular.


mengobati vertigo
(BPPV sering hilang tanpa pengobatan, diperkirakan serpihan kecil kotoran di saluran telinga yang menyebabkan vertigo. Foto: Ilustrasi/Pexels.com) 
 

3. Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) 


Seperti neuronitis vestibular, vertigo posisional paroksismal jinak (BPPV) sering hilang tanpa pengobatan setelah beberapa minggu atau bulan. Diperkirakan serpihan kecil kotoran di saluran telinga yang menyebabkan vertigo akan larut atau tersangkut di tempat yang tidak lagi menimbulkan gejala. 

BPPV terkadang bisa kembali. Sampai gejala hilang atau kondisi diobati, kamu harus bangun dari tempat tidur perlahan hindari aktivitas yang melibatkan melihat ke atas, seperti melukis dan mendekorasi atau mencari sesuatu di rak yang tinggi. 

BPPV dapat diobati dengan menggunakan prosedur yang disebut manuver Epley. Bila manuver itu tidak berhasil, bisa dilakukan latihan Brandt-Daroff atau dirujuk ke spesialis THT.
 

4. Penyakit meniere 


Jika vertigo disebabkan oleh penyakit Meniere, ada sejumlah pilihan pengobatan. Kemungkinan perawatan untuk penyakit Meniere meliputi: 

- Saran diet, terutama diet rendah garam 
- Obat untuk mencegah dan mengobati serangan penyakit Meniere 
- ?Pengobatan untuk tinnitus (telinga berdenging), seperti terapi suara
- Pengobatan untuk gangguan pendengaran, seperti menggunakan alat bantu dengar
-? Fisioterapi untuk mengatasi masalah keseimbangan 
- Pengobatan untuk gejala sekunder penyakit Meniere, seperti stres, kecemasan, dan depresir
 

5. Vertigo sentral 


Vertigo sentral disebabkan oleh masalah di bagian otak, seperti otak kecil (yang terletak di bagian bawah otak) atau batang otak (bagian bawah otak yang terhubung ke sumsum tulang belakang). Penyebab vertigo sentral termasuk migrain dan lebih jarang, tumor otak. 

Langkah awal, rujukan ke ahli saraf, THT, atau dokter audiovestibular akan dilakukan. Dan bila vertigo disebabkan oleh migrain, gejala itulah yang harus diobati. 

Vertigo dengan penyebab yang tidak diketahui vertigo dengan gejala ini kemungkinan akan dirawat di rumah sakit. Apalagi jika mengalami mual dan muntah yang parah.

Dan tidak dapat menahan cairan vertigo yang datang tiba-tiba. Bukan karena mengubah posisi. Biasanya, sambil menunggu menemui spesialis, perawatan dengan obat-obatan akan dilakukan. 

(TIN)