FITNESS & HEALTH

Kepopuleran Squid Game Dilihat dari Sisi Psikologis

Mia Vale
Selasa 19 Oktober 2021 / 10:00
Jakarta: Bila ditilik dari alur cerita, banyak penikmat serial Korea ini yang setuju kalau cerita cukup menegangkan, seru, bikin penasaran, pokoknya thriller banget. Tak hanya jalan film, para tokoh karakter dan permainannya pun ikut booming, ikut naik daun. 

Dan dunia media sosial menjadi liar. Squid Game menelurkan ratusan meme dan puluhan tantangan TikTok atau YouTube. Tapi, apakah pernah terpikir, sebenarnya mengapa serial Squid Game begitu populer? 

Ya, menurut pemaparan yang telah dilansir dari Psychology Today, itu semua dibuat dengan sangat baik dan mencolok secara visual. Semua episode berakhir dengan cliffhanger yang diciptakan dengan baik dan hasil yang mengejutkan. Dan tentu saja ini menjadi ciri khas film thriller yang sangat dinantikan, layaknya tayangan serupa. 


Mengapa Squid Game begitu populer
(Yang membuat series Squid Game menarik secara psikologis adalah premis yang agak dekat dengan masyarakat walaupun beda negara. Foto: Dok. Netflix)
 

Kritik sosial


Menurut para ahli psikologi, premis film ini adalah kritik yang cukup jelas terhadap masyarakat kapitalis yang terobsesi dengan persaingan. Orang miskin bersaing dalam permainan hidup dan mati secaar harfiah untuk bertahan hidup. Dan hal ini tentu saja menjadi hiburan bagi orang yang sangat kaya. 

Kalau kita ingat film Korea yang pernah berhasil meraih piala Oscar, Parasite, film ini juga merupakan kritik sosial. Namun, penjelasan psikologis untuk popularitas yang membedakan Squid Game adalah, mereka memberikan dua tikungan psikologis yang membuat kritik sosial lebih mudah dicerna oleh khalayak secara global. 
 

Bisa menempatkan diri


Saat kita merasa menjadi para peserta dan menempatkan diri kita pada posisi mereka. Ternyata hanya peserta yang bersaing pada permainan itu. Setelah beberapa episode, terungkap bahwa permainan itu ditonton oleh kaum elite (VIP) yang mempertaruhkan uangnya untuk para peserta.

Secara tidak sadar, saat menonton Squid Game, sebenarnya kita mirip dengan VIP yang mencari tahu siapa yang akan tereliminasi (mati) dalam suatu permainan dan siapa yang bertahan. 


Mengapa Squid Game begitu populer
(Semua episode di Squid Game berakhir dengan cliffhanger yang diciptakan dengan baik dan hasil yang mengejutkan. Itulah yang menjadikannya menarik. Foto: Dok. Netflix)


Ibaratnya ada perspektif ganda, yakni sejajar dengan peserta yang saling bersaing, mengkhawatirkan setiap gerakan mereka, tapi selaras juga dengan VIP yang mengamati dengan seksama jalannya permainan. 

Semua ini membuatnya lebih mudah untuk menggabungkan kepedulian tentang pesan sosial. Pada saat yang sama, kita akan mendapat semua yang terbungkus dalam cerita.

Alasan lain, mengapa serial ini bisa booming adalah acara ini adalah Korea. Artinya, lokasi dibuat di Korea, berbicara bahasa Korea, di mana pada akhirnya mampu menyentuh mania Korea secara global. 

Hal ini terbukti dengan popularitas K-pop yang menakjubkan. Ditambah dengan kebanyakan orang yang dilarang bepergian ke negara lain karena pandemi dalam dua tahun belakangan ini.

Tapi, dampak psikologis terpenting dari sini bahwa karakter utama berbicara bahasa Korea adalah jarak yang terbentang. Karena diatur di negara yang berbeda, akan lebih mudah bagi penikmat film untuk memiliki sudut pandang orang luar. 

Seluruh premis agak dekat dengan masyarakat walaupun beda negara, dan itu bagian dari daya tarik yang bisa memberikan nilai lebih.
(TIN)