FITNESS & HEALTH

Apakah Suplemen Herbal Bisa Dikonsumsi oleh Penderita Penyakit Komorbid?

Raka Lestari
Kamis 22 Oktober 2020 / 13:18
Jakarta: Pada masa pandemi covid-19 seperti sekarang, penting sekali untuk menjaga daya tahan tubuh. Beberapa cara bisa dilakukan, salah satunya dengan mengonsumsi suplemen herbal.

Akan tetapi, bagi mereka yang sudah memiliki penyakit penyerta sebelumnya, apakah diperbolehkan mengonsumsi suplemen herbal?

“Konsumsi herbal berkualitas seperti meniran, daun kelor, dan kunyit juga terbukti dan dipercaya turun menurun dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh," ujar Emilia Achmadi MS., RDN., Nutritionist and Disease Prevention, dalam acara Press Launch Immusupport.

Lebih lanjut Emilia memaparkan, meniran mengandung zat aktif flavonoid yang dapat mengoptimalkan fungsi imunitas tubuh.

"Daun kelor kaya akan multivitamin, zinc, kalsium, zat besi, dan nutrisi lainnya yang diperlukan untuk pembentukan sistem imun, serta melawan infeksi virus dan bakteri. Sementara itu, kunyit memiliki zat aktif kurkuminoid yang berfungsi menjaga kesehatan pencernaan dan anti virus,” ujar Emilia.

“Dan bagi yang sudah memiliki penyakit degeneratif tahunan, yang sudah mengonsumsi obat dalam jumlah besar jika ingin mengonsumsi suplemen herbal yang harus diperhatikan adalah jumlah cairan atau air yang dikonsumsi,” saran Emil.

Menurutnya, mengonsumsi sesuatu yang terkonsentrasi membutuhkan asupan air yang lebih. Jadi kalau sebelumnya saja minumnya sudah pas-pasan, maka akan menyebabkan masalah nantinya.

"Bahkan ada beberapa orang yang untuk minum air putih saja kayanya susah banget,” jelas Emil.

Jadi, orang yang memiliki penyakit penyerta sebelumnya, bisa aman mengonsumsi suplemen herbal. Jika memang mereka masih boleh mengonsumsi makanan secara normal. Dalam artian, tidak ada batasan terhadap makanan tertentu.

Hal ini, menurut Emil, penyakit penyerta biasanya memiliki spektrum yang cukup luas. Misalnya, seseorang yang memiliki penyakit ginjal.

"Penyakit ginjal itu kan luas, ada yang baru infeksi dan ada yang sudah harus cuci darah. Nah kalau sudah sampai cuci daah, sebaiknya sebelum mengonsumsi suplemen herbal konfirmasikan terlebih dahulu dengan dokter yang merawatnya,” tutup Emil.
(FIR)