FITNESS & HEALTH

Rentan Terserang, Ini Pentingnya Lansia Divaksinasi Pneumonia

Raka Lestari
Sabtu 22 Januari 2022 / 18:06
Jakarta: Salah satu faktor risiko terjadinya pneumonia adalah usia lanjut atau berusia lebih dari 65 tahun. Menurut penelitian, beberapa jenis kuman menjadi risiko datangnya pneumonia para lansia.

Beberapa jenis kuman yang dimaksud di antaranya Streptococcus pneumonia, Haemophilus influenza. Ada juga pernapasan lainnya seperti virus penyebab pilek, flu, dan covid-19 banyak ditemukan pada orang dewasa atau lansia berusia 65 tahun ke atas dengan pneumonia.

Dr. dr. Alvina Widhani, Sp.PD-KAI, seorang dokter spesialis penyakit dalam RSUI menjelaskan bahwa penyebab dari pneumonia yaitu pathogen, karakteristik individu, dan juga faktor lingkungan. Dr. Alvina juga menekankan faktor kekebalan tubuh sangat berpengaruh terhadap seseorang dapat terjangkit penyakit pneumonia atau tidak.

"Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh yaitu dengan vaksinasi. Vaksinasi merupakan suatu cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh dengan membentuk antibodi, sehingga tubuh memiliki kesiapan untuk menangkal bakteri atau virus yang akan masuk ke dalam tubuh," ujar Dr. Alvina, dalam YouTube RSUI.

Penyakit pneumonia dapat bersifat invasif dan non-invasif, kekebalan tubuh dapat mengubah dari non-invasif menjadi invasif. Sehingga vaksinasi pneumonia ini menjadi hal yang penting untuk dilakukan kepada lansia, di mana kekebalan tubuh yang mereka miliki akan semakin rendah.

Menurut dr. Alvina, hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan vaksinasi pneumonia ini yaitu, pertama indikasi dari vaksin ini untuk usia lebih dari 50 tahun. Kedua, adanya riwayat alergi dan gejala akut yang juga harus diperhatikan.

Pneumonia bukanlah penyakit yang tidak bisa dicegah atau diobati. Perbaikan gaya hidup seperti pencegahan merokok, pemberian nutrisi yang optimal, dan pemberian vaksin merupakan langkah-langkah yang harus diketahui oleh masyarakat untuk mencegah pneumonia.

Vaksin pneumonia merupakan salah satu langkah pencegahan yang sangat dianjurkan oleh CDC. Vaksin pneumonia dapat diberikan kepada bayi, anak-anak, orang dewasa, dan lansia.

Menurut CDC, pada orang dewasa berusia 65 tahun ke atas, vaksin pneumonia memiliki tingkat efektivitas 50- 85 persen, dalam hal melindungi individu dari penyakit pneumonia.
(FIR)