FITNESS & HEALTH

Tahapan yang Dilakukan Orang Tua jika Anak sedang Isoman di Rumah

Raka Lestari
Jumat 18 Februari 2022 / 16:20
Jakarta: Indonesia saat ini sudah bisa dianggap memasuki gelombang ketiga dari covid-19. Varian Omicron yang sudah masuk Indonesia sejak awal tahun, menjadi salah satu penyebab terjadinya lonjakan kasus di Indonesia.

Dengan bertambahnya angka konfirmasi positif covid-19, maka angka positif covid-19 pada anak-anak juga cenderung mengalami kenaikan. Jika anak sudah terlanjur terpapar covid-19, ada berbagai upaya yang dapat dilakukan orang tua di rumah.

Cara ini dilakukan agar tidak memenuhi rumah sakit, sehingga tenaga kesehatan dapat fokus melayani mereka yang benar-benar membutuhkan fasilitas dan layanan kesehatan.

Menurut dr. Yogi Prawira, Sp.A(K), Ketua Satgas Covid-19 IDAI melalui webinar: Pekan Tumbuh bersama Tentang Anak, beberapa kriteria pasien yang dapat melakukan isolasi mandiri dengan pemantauan ketat dari orang tua, di antaranya seperti:

- Anak yang tidak mengalami gejala apapun.
- Anak dengan gejala ringan (batuk, pilek, demam, diare, muntah dan ruam-ruam).
- Anak yang masih aktif, dapat makan dan minum.
- Saturasi oksigen dalam keadaan istirahat >95%.
- Tidak ada desaturasi saat aktivitas.
- Tidak mengalami sesak napas.
- Lingkungan rumah atau kamar dengan ventilasi yang baik.
- Tidak memiliki komorbid seperti obesitas.

“Isolasi mandiri dapat dilakukan di rumah guna menghindari rumah sakit atau fasilitas kesehatan penuh, dengan catatan orang tua atau pengasuh harus memantau ketat anak yang terpapar covid-19," ujar dr. Yogi.

Berikut tahapan yang dilakukan Orang tua jika anak melakukan isolasi mandiri di rumah:

- Memantau suhu badan.
- Laju napas.
- Cek saturasi secara rutin.
- Memberikan asupan makanan dan nutrisi yang baik.
- Mendampingi aktivitas anak.
- Berikan juga pengertian kepada anak kenapa mereka harus menjalani isomanagar mereka lebih mengerti situasi dan kondisi yang sedang terjadi.
- Konsultasi dengan dokter spesialis anak, bisa melakukan telekonsultasi dengan berbagai platform yang sudah tersedia.

"Orang tua dianjurkan ke fasilitas atau layanan kesehatan yang melayani pasien Covid-19, jika anak memiliki komorbid atau tidak kunjung membaik setelah isolasi mandiri,” tutup dr. Yogi.
(FIR)