FITNESS & HEALTH

Cara Merawat Kulit saat Menstruasi

Raka Lestari
Sabtu 20 Februari 2021 / 14:13
Jakarta: Menstruasi merupakan hal yang dialami oleh setiap perempuan yang berada dalam kelompok produktif. Sayangnya, pada saat menstruasi atau menjelang menstruasi, banyak perempuan yang mengalami berbagai keluhan kulit. Mulai dari kulit yang berjerawat, kering, atau bahkan berminyak.

"Pada saat menstruasi akan terjadi perubahan hormon dan seringnya adalah keluhan kulit yang kering. Selain itu juga, jerawat muncul sebelum menstruasi dan satu minggu pertama saat menstruasi muncul jerawat,"ujar dr. Nessya Dwi Setyorini, Sp.DV, seorang dermatologist, dalam kegiatan talkshow virtual yang bertajuk: Gak Takut Bocor, Tidur Lelap Untuk Kulit Wajah Cerah.

Untuk masalah jerawat, menurut dr. Nessya biasanya teerjadi karena minyak yang berlebih. Makanya, usahakan memilih perawatan kulit atau skincare yang bisa menekan produksi minyak.

"Bisa memilih skincare yang mengandung retinol atau salycilic acid," saran dr. Nessya.

"Salysilic acid ini bisa digunakan untuk mencegah minyak berlebih. Selain itu juga biasanya ada yang mengalami kulit kering. Nah untuk yang mengalami kulit kering harus menggunakan pelembap. Penggunaan sabun juga harus diperhatikan," sambungnya.

Menurut dr. Nessya, dalam memilih sabun yang digunakan sebaiknya tidak memilih bahan yang kasar. Hal ini karena sabun yang kasar tersebut bisa menyebabkan minyak alami yang ada di kulit menjadi hilang. Untuk itu, pilihlah jenis sabun yang lembut untuk kulit.

"Area kewanitaan juga sebaiknya jangan dilupakan karena pada saat menstruasi biasanya menggunakan pembalut, jadi tertutup dan menyebabkan lembap dan basah. Itu juga perlu diperhatikan. Usahakan untuk mencuci area kewanitaan dengan menggunakan sabun yang lembut dan jangan lupa untuk banyak minum air putih," kata dr. Nessya.

Jika area kewanitaan mengalami iritasi pada saat menstruasi, dr. Nessya menyarankan untuk membersihkan area kewanitaan dengan air hangat. Kalau iritasi bisa-bisa gatal, maka itu diperlukan air hangat. Kemudian jangan terlalu kencang saat menggosok area kewanitaan karena bisa membuat semakin meradang.

"Gunakan sabun yang lembut, bisa juga menggunakan pelembap tapi usahakan tidak yang mengandung pewangi atau pengawet. Kalau tidak membaik, segera periksakan dir ke dokter," tutup dr. Nessya.
(FIR)