FITNESS & HEALTH

Ini 4 Tipe Bekas Jerawat

Kumara Anggita
Kamis 07 Januari 2021 / 13:56
Jakarta: Salah satu hal yang menjengkelkan dari jerawat adalah bekasnya. Menurut dokter kulit ada empat tipe bekas jerawat yang biasanya dimiliki orang-orang. 

Dikutip dari Harper's Bazaar, Dennis Gross dokter kulit dan pendiri Dr Dennis Gross Skincare menerangkan ada beberapa tipe bekas jerawat antara lain ice pick, rolling, boxcar dan hipertrofik. 
 

1. Ice pick


Bekas jerawat ice pick berukuran kecil, sempit, bekas jerawat yang menembus jauh ke dalam kulit, menurut Gross. Bekasnya berkembang ketika jerawat kistik yang terinfeksi muncul ke permukaan dan menghancurkan jaringan kulit, meninggalkan bekas luka berbentuk silinder.
 

2. Rolling


Bekas luka rolling memiliki tampilan seperti gelombang dan lebar serta dalam yang dangkal. Ini berkembang ketika jaringan berkembang diantara epidermis dan hipodermis, lapisan kulit paling dalam, dan mereka bersatu untuk menciptakan tampilan bergulir ini.
 

3. Boxcar 


Sementara bekas luka yang satu ini memiliki sudut yang jelas dan tepi yang tegas. Ketika peradangan menghancurkan kolagen, itu mengakibatkan hilangnya jaringan dan kulit dibiarkan dengan area yang tertekan.


jerawat
(Ini beberapa bekas jerawat yang bisa kamu ketahui. Foto: Dok. M-aesthetic.com.sg)
 

4. Hipertrofik


Bekas luka hipertrofik adalah bekas luka yang timbul. Ia mengatakan, bekas ini terjadi ketika kulit tidak menyadari bahwa luka telah sembuh dan memproduksi kolagen secara berlebihan.
 

Bagaimana mencegah bekas jerawat?


Jika kamu ingin mencegah bekas jerawat terjadi, cara terbaik adalah dengan mengobati lesi jerawat segera setelah muncul.

Perawatan over-the-counter yang mengandung benzoyl peroxide dan asam salisilat adalah awal yang baik, tetapi jika jerawat berlanjut, tanyakan kepada dokter kulit kamu tentang obat resep seperti retinol, Aczone, atau spironolactone.

Gilly Munavalli, direktur medis dan pendiri Dermatologi, Spesialis Laser, dan Vena dari Carolina suka mengobati jerawat dengan krim retinol dengan resep topikal untuk membersihkan pori-pori yang tersumbat dan mengurangi peradangan. 

Dia juga merekomendasikan pencucian benzoyl peroxide topikal dengan kekuatan empat persen atau lebih tinggi untuk mengurangi pertumbuhan bakteri. Jika tak ada perubahan konsultasikan dengan dokter spesialis kulit dan kelamin terdekat ya.
(TIN)